KLIKINAJA, KERINCI – Kepolisian Resor Kerinci tengah melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan seorang bayi laki-laki di Desa Mukai Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Selasa (16/12/2025) pagi. Bayi di temukan dalam kondisi hidup dan saat ini berada dalam pengamanan serta penanganan pihak berwenang.
Kasi Humas Polres Kerinci, Iptu DS Setinjak, menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus melakukan penyelidikan guna mengungkap latar belakang penemuan bayi tersebut.
“Kami tidak hanya memastikan bayi dalam kondisi aman dan sehat, tetapi juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul bayi ini serta pihak yang bertanggung jawab,” ujar Iptu DS Setinjak.
Ia menambahkan, kepolisian telah mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman di lapangan. Seluruh informasi yang di peroleh akan dianalisis untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait orang tua atau peristiwa ini agar segera melapor. Informasi dari masyarakat sangat membantu proses penyelidikan,” katanya.
Menurutnya, Polres Kerinci berkomitmen menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
Untuk di ketahui, peristiwa penemuan bayi tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di jalan kebun yang berada di sekitar kawasan SMKN 2 Kerinci. Seorang warga bernama Jendra Deli, asal Desa Mukai Hilir, Kecamatan Siulak, menjadi saksi pertama yang menemukan bayi itu saat hendak menuju kebun.
Menurut keterangan saksi, bayi laki-laki tersebut di temukan tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi masih bernyawa. Di lokasi penemuan, saksi juga melihat secarik kertas yang diduga berkaitan dengan identitas atau pesan tertentu.
Menindaklanjuti temuan tersebut, saksi segera membawa bayi ke Rumah Sakit Bukit Tengah, Kabupaten Kerinci, guna mendapatkan penanganan medis. Pihak rumah sakit kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kepolisian Resor Kerinci untuk di lakukan langkah hukum lebih lanjut.
Setelah menerima laporan, personel Polres Kerinci bersama jajaran Polsek Gunung Kerinci langsung bergerak cepat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Rumah Sakit Bukit Tengah, bayi laki-laki tersebut di nyatakan dalam kondisi sehat. Bayi memiliki berat badan sekitar 4,2 kilogram dengan panjang tubuh 48 sentimeter. Hingga saat ini, bayi masih menjalani perawatan dan pemantauan medis.
Seiring dengan proses medis, Polres Kerinci juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Mukai Tinggi dan perangkat desa setempat. Selain itu, kepolisian berkomunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kerinci untuk penanganan sosial dan administrasi terhadap bayi tersebut.
Untuk sementara, bayi di rawat dan di titipkan di Rumah Sakit Bukit Tengah selama tujuh hari. Penitipan ini di lakukan sambil menunggu proses administrasi penyerahan kepada Dinas Sosial.(Tim)









