KLIKINAJA – Suasana Jembatan Aurduri I, Kota Jambi, mendadak menjadi pusat perhatian pada Jumat siang (16/1/2026) kemarin. Seorang perempuan yang belum di ketahui identitasnya di laporkan hilang setelah di duga melompat ke Sungai Batanghari dari atas jembatan tersebut.
Informasi kejadian pertama kali di terima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi sekitar pukul 12.40 WIB. Laporan di sampaikan oleh seorang warga bernama Ahmad Zullifli, yang melihat situasi mencurigakan di area jembatan.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, perempuan itu terlihat berjalan kaki seorang diri di atas Jembatan Aurduri I. Ia sempat berhenti cukup lama di bagian tengah jembatan, sebelum kemudian menghilang dari pandangan.
Humas Basarnas Jambi, Luthfi, menjelaskan bahwa tidak ada saksi yang menyaksikan secara langsung momen korban terjun ke sungai. “Petugas menemukan sepasang sandal yang diduga kuat milik korban di sekitar lokasi, sehingga memperkuat dugaan adanya aksi nekat tersebut,” ujar Luthfi.
Tim SAR Kerahkan Perahu Karet dan Alat Navigasi
Menindaklanjuti laporan warga, Basarnas Jambi langsung mengaktifkan operasi pencarian dan mengerahkan satu Search and Rescue Unit (SRU). “Tim yang kita turunkan terdiri dari delapan personel yang berfokus menyisir area sungai di sekitar titik di duga jatuhnya korban,” sebutnya.
Sejumlah peralatan pendukung di kerahkan untuk mempercepat proses pencarian. Tim SAR menggunakan rescue car untuk mobilisasi darat, rubber boat untuk penyisiran sungai, serta perangkat komunikasi dan navigasi guna memantau pergerakan tim di lapangan.
Hingga Jumat sore, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Arus Sungai Batanghari yang cukup deras serta kondisi air yang keruh menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Meski begitu, pencarian tetap di lanjutkan dengan memperluas area penyisiran.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di kawasan jembatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Jembatan Aurduri I sendiri di kenal sebagai salah satu jalur padat di Kota Jambi, baik siang maupun malam hari.
Basarnas Jambi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait identitas korban atau kejadian di sekitar waktu tersebut agar segera melapor. Informasi sekecil apa pun di nilai dapat membantu proses pencarian dan identifikasi korban.(Tim)









