PLTA Merangin Hidro Buka Suara Soal Menyusutnya Debit Air Danau Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLTA Merangin Hidro Buka Suara Soal Menyusutnya Debit Air Danau Kerinci

PLTA Merangin Hidro Buka Suara Soal Menyusutnya Debit Air Danau Kerinci

Klikinaja – Kondisi Danau Kerinci yang menunjukkan penyusutan debit air secara kasat mata memicu kekhawatiran masyarakat dan berbagai pihak. Mengingat danau ini merupakan sumber energi utama bagi proyek strategis nasional, pihak manajemen PLTA Merangin Hidro akhirnya memberikan penjelasan resmi untuk meredam spekulasi yang berkembang di publik.

Manajemen menegaskan bahwa fluktuasi air di danau vulkanik tersebut memang sedang terjadi, namun operasional dan rencana pembangunan proyek masih berjalan sesuai jalurnya. Fenomena ini dipandang sebagai dinamika alam yang telah masuk dalam perhitungan teknis perusahaan, sehingga tidak menghambat aktivitas konstruksi yang sedang berlangsung di lapangan.

Meskipun debit air berada pada level yang lebih rendah dari biasanya, tim teknis PLTA terus memantau pergerakan air setiap jam. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa segala tindakan mitigasi dapat diambil secara cepat jika terjadi penurunan yang ekstrem. Komitmen ini diambil guna menjaga stabilitas proyek sekaligus menghormati keseimbangan lingkungan di kawasan Kerinci.

Baca Juga :  Hutan TNKS Tergerus, Ancaman Banjir Mengintai Kerinci

Pihak perusahaan juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada masyarakat. Mereka menyadari bahwa Danau Kerinci bukan sekadar kolam penampung energi, melainkan urat nadi kehidupan bagi warga sekitar. Oleh karena itu, koordinasi dengan instansi terkait terus diperkuat guna memastikan ketersediaan air tetap terjaga untuk berbagai kebutuhan.

Mengapa Kelestarian Danau Kerinci Begitu Vital?

Penyusutan air danau sebenarnya menjadi alarm bagi semua pihak untuk melihat kembali kondisi hulu sungai. Tantangan terbesar bagi PLTA Merangin Hidro di masa depan bukan hanya soal ketersediaan turbin atau teknologi, melainkan konsistensi pasokan air. Masalah sedimentasi dan perubahan fungsi lahan di sekitar daerah aliran sungai (DAS) merupakan faktor kunci yang menentukan umur panjang proyek energi terbarukan ini.

Baca Juga :  Sabar!, GTA VI Resmi Rilis Mei 2026, Ini Alasannya

Investasi besar pada sektor energi hijau seperti ini harus dibarengi dengan komitmen konservasi yang sama besarnya. Tanpa menjaga daerah tangkapan air di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), risiko kekeringan di masa mendatang akan menjadi beban operasional yang sangat mahal bagi industri energi. (Tim)

Berita Terkait

Wawako Sungai Penuh Minta ASN Jaga Kinerja Saat Ramadhan
Bupati Kerinci Lantik Pejabat Baru RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci, Ini Daftar Namanya
Bungo Resmi Luncurkan Program Keluarga Unggul, 30 UMKM dan Guru Ngaji Dapat Dukungan
Sore Ini, Pemkab Kerinci Lantik Pejabat Baru, Struktur RSUD Tipe C Diperkuat
Stok Minyak Kita di Batang Hari Terbatas, Pedagang Keluhkan Syarat Bulog
Geledah Dugaan Korupsi Anggaran, Kejaksaan Tinggi Jambi Sasar Kantor DPRD Kabupaten Merangin
Wako Sungai Penuh Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Ramadhan 2026
Wabup Muaro Jambi Tekankan Pengelolaan Wakaf Profesional dan Transparan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:16 WIB

Bupati Kerinci Lantik Pejabat Baru RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci, Ini Daftar Namanya

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bungo Resmi Luncurkan Program Keluarga Unggul, 30 UMKM dan Guru Ngaji Dapat Dukungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:23 WIB

Sore Ini, Pemkab Kerinci Lantik Pejabat Baru, Struktur RSUD Tipe C Diperkuat

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:00 WIB

Stok Minyak Kita di Batang Hari Terbatas, Pedagang Keluhkan Syarat Bulog

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:00 WIB

Geledah Dugaan Korupsi Anggaran, Kejaksaan Tinggi Jambi Sasar Kantor DPRD Kabupaten Merangin

Berita Terbaru

Ilustrasi Buka Puasa

Islami

Sunnah Berbuka Puasa, Kurma dan Air Jadi Pilihan Utama

Sabtu, 14 Feb 2026 - 07:00 WIB