KLIKINAJA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang Hari memperkuat pengawasan ketertiban umum dengan mengaktifkan Praja Reaksi Cepat (PRC). Unit ini disiapkan sebagai tim siaga yang bergerak cepat merespons laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketenteraman.
Kasatpol PP Batang Hari, M Ridwan Noor, menyebutkan PRC hadir untuk menjawab keresahan warga yang selama ini membutuhkan penanganan lebih sigap di lapangan. Fokus utama tim mencakup pencegahan pencurian, potensi tindak kriminal, hingga aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
Balap liar, pergerakan geng motor, serta kerumunan remaja yang masih berkeliaran hingga larut malam menjadi sasaran pengawasan rutin. Aktivitas tersebut di nilai rawan memicu gangguan keamanan, terutama di kawasan padat aktivitas warga.
Pengawasan di pusatkan di wilayah Kota Muara Bulian, dengan perhatian khusus di kawasan Aek Meliuk. Lokasi ini kerap menjadi titik kumpul anak muda pada malam hari dan beberapa kali di laporkan warga sebagai area rawan gangguan ketertiban.
“Tidak boleh ada geng motor di Kota Muara Bulian. Menjelang Ramadan, situasi harus kondusif agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” ujar Ridwan Noor.
Patroli Malam dan Pendekatan Pembinaan
Ridwan menjelaskan, PRC telah di bentuk sejak Oktober 2025 dan hingga kini dinilai berjalan cukup efektif. Setiap hari, tim turun langsung ke lapangan melakukan patroli di sejumlah lokasi strategis, seperti Air Meliuk dan kawasan Alun-alun Batang Hari. Kegiatan ini berlangsung hingga malam hari, bahkan mencapai pukul 00.00 WIB.
Pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas dalam setiap operasi. Anak-anak atau remaja yang di temukan melanggar aturan umumnya di berikan pembinaan serta edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Kalau masih sebatas pelanggaran ringan, kami arahkan ke pembinaan. Tapi bila sudah mengarah ke tindak kriminal, penanganannya kami serahkan ke aparat yang berwenang,” kata Ridwan.
Ia menegaskan Satpol PP Batang Hari tidak bekerja sendiri. Koordinasi dengan kepolisian terus di lakukan untuk memastikan setiap kasus ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kami bekerja sama dengan Polres Batang Hari untuk penanganan kasus yang masuk ranah hukum,” ujarnya.
Langkah penguatan PRC ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan jelang Ramadan. Pemerintah daerah berharap suasana Batang Hari tetap aman, tertib, dan nyaman, sehingga aktivitas masyarakat serta ibadah selama bulan suci dapat berlangsung tanpa gangguan.(Tim)









