PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang Hari memperkuat pengawasan ketertiban umum dengan mengaktifkan Praja Reaksi Cepat (PRC). Unit ini disiapkan sebagai tim siaga yang bergerak cepat merespons laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketenteraman.

Kasatpol PP Batang Hari, M Ridwan Noor, menyebutkan PRC hadir untuk menjawab keresahan warga yang selama ini membutuhkan penanganan lebih sigap di lapangan. Fokus utama tim mencakup pencegahan pencurian, potensi tindak kriminal, hingga aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Balap liar, pergerakan geng motor, serta kerumunan remaja yang masih berkeliaran hingga larut malam menjadi sasaran pengawasan rutin. Aktivitas tersebut di nilai rawan memicu gangguan keamanan, terutama di kawasan padat aktivitas warga.

Pengawasan di pusatkan di wilayah Kota Muara Bulian, dengan perhatian khusus di kawasan Aek Meliuk. Lokasi ini kerap menjadi titik kumpul anak muda pada malam hari dan beberapa kali di laporkan warga sebagai area rawan gangguan ketertiban.

Baca Juga :  Bisnis Perhotelan Tertekan, Efisiensi Anggaran Pemerintah Picu Penurunan Okupansi

“Tidak boleh ada geng motor di Kota Muara Bulian. Menjelang Ramadan, situasi harus kondusif agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” ujar Ridwan Noor.

Patroli Malam dan Pendekatan Pembinaan

Ridwan menjelaskan, PRC telah di bentuk sejak Oktober 2025 dan hingga kini dinilai berjalan cukup efektif. Setiap hari, tim turun langsung ke lapangan melakukan patroli di sejumlah lokasi strategis, seperti Air Meliuk dan kawasan Alun-alun Batang Hari. Kegiatan ini berlangsung hingga malam hari, bahkan mencapai pukul 00.00 WIB.

Pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas dalam setiap operasi. Anak-anak atau remaja yang di temukan melanggar aturan umumnya di berikan pembinaan serta edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Masih Diperiksa Intensif di Polres Kudus

“Kalau masih sebatas pelanggaran ringan, kami arahkan ke pembinaan. Tapi bila sudah mengarah ke tindak kriminal, penanganannya kami serahkan ke aparat yang berwenang,” kata Ridwan.

Ia menegaskan Satpol PP Batang Hari tidak bekerja sendiri. Koordinasi dengan kepolisian terus di lakukan untuk memastikan setiap kasus ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kami bekerja sama dengan Polres Batang Hari untuk penanganan kasus yang masuk ranah hukum,” ujarnya.

Langkah penguatan PRC ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan jelang Ramadan. Pemerintah daerah berharap suasana Batang Hari tetap aman, tertib, dan nyaman, sehingga aktivitas masyarakat serta ibadah selama bulan suci dapat berlangsung tanpa gangguan.(Tim)

Berita Terkait

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan
Luas Sawah Merangin Naik 11 Persen, Ketahanan Pangan Diperkuat
RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026
Gubernur Jambi Dorong Lahirnya Generasi Berdaya Saing Global
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:00 WIB

Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan

Berita Terbaru

Bisnis

Honda BeAT Connected 125 2026 Hadir, Mesin Naik Kelas

Minggu, 8 Feb 2026 - 18:26 WIB

Daerah

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Feb 2026 - 17:08 WIB