Aksi Protes Nasional di Australia: Polisi Tingkatkan Kesiagaan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi protes anti imigrasi di Canberra, Australia (Foto: X - Pauline Hanson)

Aksi protes anti imigrasi di Canberra, Australia (Foto: X - Pauline Hanson)

Klikinaja, Sydney – Aparat kepolisian Australia meningkatkan kewaspadaan menjelang demonstrasi besar yang digelar secara serentak di sejumlah kota pada Sabtu (13/9/2025). Aksi ini diprakarsai oleh aliansi dengan nama Australia Unites, yang terdiri dari berbagai kelompok masyarakat dengan latar belakang berbeda.

Menurut laporan The Guardian, para penggerak aksi menyebut unjuk rasa tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik korupsi pemerintah serta melonjaknya biaya hidup yang semakin memberatkan warga. Selain itu, isu menurunnya kualitas layanan kesehatan, meningkatnya kasus kekerasan, hingga kebijakan lingkungan yang dinilai lebih berpihak pada perusahaan besar turut menjadi sorotan.

Baca Juga :  Verstappen Bidik Peluang Juara Dunia di GP Singapura

Dalam laman resmi Australia Unites, sejumlah isu tambahan juga dikedepankan, antara lain kekhawatiran terhadap wacana pembatasan media sosial, penerapan identitas digital, serta dugaan perampasan lahan. Kelompok ini juga menyinggung aturan ketat yang membatasi aktivitas petani, kritik terhadap perjanjian pandemi WHO, hingga seruan untuk mereformasi kebijakan imigrasi.

Namun, beberapa kelompok yang tergabung tercatat membawa agenda yang lebih kontroversial, seperti menyuarakan penolakan vaksinasi, menentang hak-hak komunitas transgender, hingga menuntut dihentikannya pengajaran teori gender di sekolah.

Baca Juga :  Mantan Perdana Menteri Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Siaga Jelang Pemilu 2026

Demonstrasi nasional ini dijadwalkan berlangsung di berbagai kota besar termasuk Sydney, Hobart, Canberra, dan Brisbane. Ribuan orang diperkirakan hadir, dengan jalur protes yang sudah diatur agar tidak bersinggungan dengan aksi komunitas Pribumi.

Meski penyelenggara menekankan bahwa tujuan utama aksi adalah menyampaikan aspirasi secara damai, aparat keamanan tetap bersiaga penuh untuk mengantisipasi kemungkinan gesekan di lapangan. (Tim)

Berita Terkait

Detik-Detik Konvoi Wali Kota Filipina Dihantam RPG, Jalanan Berubah Medan Tempur
Bulgaria Resmi Pakai Mata Uang Euro 2026, Era Lev Berakhir
Mata Uang Iran Anjlok Tajam, Ini Faktor yang Menekan Rial
10 Mata Uang Dunia Terpuruk Parah Lawan Dolar AS 2025
Jepang Perkenalkan Mesin Cuci Manusia Siap Dipasarkan
Cristiano Ronaldo Bergabung di Fast X Part 2
Pemisahan TikTok AS Disepakati, Investor AS Dominan
Pemeran Film Dewasa Inggris Bonnie Blue Dideportasi dari Bali
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 22:00 WIB

Detik-Detik Konvoi Wali Kota Filipina Dihantam RPG, Jalanan Berubah Medan Tempur

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:00 WIB

Bulgaria Resmi Pakai Mata Uang Euro 2026, Era Lev Berakhir

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:00 WIB

Mata Uang Iran Anjlok Tajam, Ini Faktor yang Menekan Rial

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:00 WIB

10 Mata Uang Dunia Terpuruk Parah Lawan Dolar AS 2025

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:00 WIB

Jepang Perkenalkan Mesin Cuci Manusia Siap Dipasarkan

Berita Terbaru

Bisnis

Daihatsu Resmi Masuk Era Listrik, Cek Harganya

Rabu, 4 Feb 2026 - 16:00 WIB

Pelantikan Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Kerinci beberapa waktu yang lalu. Foto : Istimewa

Daerah

Soal Pelantikan JPT Pratama Kerinci, Ini Kata Suhatril

Rabu, 4 Feb 2026 - 15:00 WIB