KLIKINAJA – Memilih kendaraan operasional menjadi langkah penting bagi pelaku usaha agar di stribusi barang dan layanan berjalan efisien. Sejumlah mobil niaga di Indonesia di kenal tangguh, irit bahan bakar, serta fleksibel untuk berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner hingga logistik dan transportasi penumpang.
Kendaraan Andal untuk Berbagai Kebutuhan Usaha
Untuk usaha skala kecil hingga menengah, Suzuki Carry masih menjadi pilihan favorit. Mobil niaga ini menawarkan bak luas dengan opsi flat deck dan wide deck, memudahkan proses bongkar muat. Mesin 1.462 cc 4 silinder menghasilkan tenaga 97 PS dan torsi 135 Nm, cukup untuk aktivitas di stribusi harian dengan konsumsi BBM yang efisien.
Sementara itu, Toyota Hilux cocok di gunakan di medan berat maupun wilayah nonperkotaan. Tersedia dalam varian single cabin dan double cabin, Hilux menawarkan fleksibilitas sesuai kebutuhan usaha. Opsi mesin bensin 2.0 liter dan di esel 2.4 liter sudah memenuhi standar emisi EURO 4 dengan daya angkut yang mumpuni.
Bagi pelaku usaha yang menginginkan mobil pick-up modern, Wuling Formo Max hadir dengan mesin 1.485 cc bertenaga 98 hp dan torsi 140 Nm. Di mensi kargo yang luas serta fitur keselamatan seperti ABS+EBD dan EPS membuat mobil ini nyaman di gunakan untuk operasional jangka panjang.
Pilihan ramah lingkungan di tawarkan melalui DFSK Gelora E. Mobil listrik ini di bekali motor bertenaga 60 kW dengan torsi 200 Nm. Baterai 42 kWh memungkinkan jarak tempuh hingga 300 km dalam sekali pengisian, cocok untuk usaha perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Untuk usaha jasa transportasi ringan, Wuling Formo S menjadi alternatif menarik. Minibus berkapasitas tujuh penumpang ini menggunakan mesin 1.206 cc dengan tenaga 77,5 hp. Kabin lega serta fitur dasar seperti AC dan power window menunjang kenyamanan pengguna.
Sementara itu, Daihatsu Gran Max di kenal sebagai mobil serbaguna yang tersedia dalam versi pick-up dan minibus. Mesin 1.500 cc DOHC VVT-i menghasilkan tenaga 88 hp dan torsi 115 Nm, dengan kapasitas penumpang hingga sembilan orang pada varian minibus.
Dengan memilih kendaraan yang sesuai kebutuhan usaha, efisiensi operasional dapat meningkat sekaligus menekan biaya jangka panjang. Mobil niaga yang tepat bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari strategi pengembangan bisnis.(Tim)









