KLIKINAJA, SAROLANGUN – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, menegaskan bahwa rencana perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun masih dalam tahap kajian. Ia mengatakan, keputusan kapan reshuffle dilakukan baru akan diputuskan setelah evaluasi kinerja seluruh pejabat rampung.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri pertemuan santai bersama sejumlah jurnalis dari Kerinci dan Sungai Penuh di Radjae Kopi di Sungaipenuh, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Hurmin menekankan bahwa proses penilaian terhadap pejabat eselon II dan III masih berlangsung.
Bupati menjelaskan, mutasi ataupun rotasi jabatan tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa. Menurutnya, setiap keputusan harus melalui pertimbangan objektif demi menjaga kualitas pelayanan publik dan efektivitas birokrasi daerah.
Ia menyampaikan bahwa evaluasi tersebut mencakup penilaian terhadap capaian program, kedisiplinan, serta kemampuan pejabat dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing. “Kami ingin memastikan setiap posisi diisi orang yang tepat sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” katanya.
Isu reshuffle di Pemkab Sarolangun memang semakin ramai diperbincangkan dalam beberapa pekan terakhir. Berbagai spekulasi muncul mengenai nama-nama yang berpotensi digeser, namun hingga kini belum ada informasi resmi mengenai waktu pelaksanaannya.
Sejumlah pengamat menilai, penyegaran pejabat bisa menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi berbagai program strategis. Namun mereka juga memahami bahwa proses tersebut memerlukan perhitungan matang agar tidak menimbulkan gejolak internal.
Di sisi lain, publik Sarolangun menunggu arah kebijakan baru Bupati Hurmin untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Harapan masyarakat terutama tertuju pada pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan wilayah.
Walau belum memberikan kepastian waktu, Hurmin menegaskan bahwa reshuffle tetap memungkinkan dilakukan bila diperlukan.
“Semua keputusan nanti berdasarkan hasil evaluasi. Kita lihat saja setelah prosesnya selesai,” ujarnya.
Dengan tahapan penilaian yang masih berlangsung, keputusan final mengenai perombakan pejabat diperkirakan akan menjadi salah satu langkah penting pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi birokrasi Sarolangun ke depan.(Dea)









