Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Kondisi kelebihan penghuni masih menjadi tantangan serius di lembaga pemasyarakatan daerah. Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sungai Penuh tercatat mengalami over kapasitas dalam lima tahun terakhir, seiring meningkatnya jumlah warga binaan yang jauh melampaui daya tampung ideal.

Rutan yang di rancang untuk menampung sekitar 95 orang tersebut kini di huni 218 warga binaan pemasyarakatan. Situasi ini mencerminkan tekanan sistem pemasyarakatan di tingkat daerah, yang juga terjadi di banyak rutan dan lapas lain di Indonesia.

Keterangan Kepala Rutan Kelas IIB Sungai Penuh

Kepala Rutan Kelas IIB Sungai Penuh, Sahat Parsaulian, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut lonjakan jumlah penghuni bukan fenomena tunggal, melainkan persoalan struktural yang dihadapi hampir seluruh unit pemasyarakatan.

Baca Juga :  Wakapolda Jambi Hadiri Pembukaan Musrenbang RPJMD 2025–2029

“Jumlah warga binaan memang melebihi kapasitas. Namun pelayanan tetap kami jalankan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan ruang blok yang ada agar tetap fungsional,” kata Sahat, belum lama ini.

Di tengah keterbatasan ruang, pihak rutan berupaya menjaga stabilitas pembinaan. Sahat menegaskan bahwa kelebihan daya tampung tidak menghentikan aktivitas pengembangan kapasitas warga binaan yang telah berjalan selama ini.

Program pembinaan tetap berlangsung secara rutin, mencakup kegiatan belajar mengajar, pengajian keagamaan, pelatihan keterampilan, hingga pengembangan unit usaha mikro. Program kemandirian pangan juga terus di jalankan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.

“Kami memastikan warga binaan tetap mendapat pembinaan, baik dari sisi mental, keterampilan, maupun produktivitas, agar mereka siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Oknum Polisi dan Tiga Warga Jambi Ditangkap Kasus Illegal Tapping

Over Kapasitas Disebabkan Tinggi Angka Kriminalitas

Sebagai langkah pengendalian jumlah penghuni, Rutan Sungai Penuh juga menjalankan mekanisme pengurangan populasi sesuai ketentuan hukum. Skema seperti pemberian remisi dan pembebasan bersyarat di terapkan bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan berkelakuan baik.

Dalam konteks yang lebih luas, persoalan overkapasitas kerap di kaitkan dengan tingginya angka kriminalitas, keterbatasan fasilitas pemasyarakatan, serta lambatnya pembangunan rutan baru di daerah. Kondisi ini menuntut solusi jangka panjang yang melibatkan kebijakan lintas sektor.

Sahat berharap, ke depan akan ada langkah strategis dari pemerintah pusat maupun daerah untuk mengatasi persoalan klasik tersebut, sehingga kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal dan manusiawi.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Siap Audit LKPD 2025, Tekankan Keterbukaan Data
Cuaca Kerinci–Sungai Penuh Sepekan ke Depan Berpotensi Hujan dan Petir, Warga Diminta Waspada
Wako Maulana Lantik 43 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Kinerja
Tarif Travel Naik Diam-Diam? Dishub Sungai Penuh Turun Tangan
Kopi Kerinci Jambi Tembus Malaysia, Bukti Kualitas Mendunia
NTP Jambi Naik 1,11 Persen, Harga Sawit dan Karet Dongkrak Kesejahteraan Petani
Dituding Terlibat PETI, Ini Penjelasan Bupati Bungo Dedy Putra
Wabup Sarolangun Resmikan Dapur SPPG, Perkuat Program Gizi Nasional
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Siap Audit LKPD 2025, Tekankan Keterbukaan Data

Kamis, 2 April 2026 - 18:19 WIB

Cuaca Kerinci–Sungai Penuh Sepekan ke Depan Berpotensi Hujan dan Petir, Warga Diminta Waspada

Kamis, 2 April 2026 - 16:00 WIB

Wako Maulana Lantik 43 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Kinerja

Kamis, 2 April 2026 - 12:00 WIB

Tarif Travel Naik Diam-Diam? Dishub Sungai Penuh Turun Tangan

Kamis, 2 April 2026 - 10:00 WIB

Kopi Kerinci Jambi Tembus Malaysia, Bukti Kualitas Mendunia

Berita Terbaru