KLIKINAJA – Tahapan panjang seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kerinci akhirnya berujung pada penetapan pejabat definitif di sejumlah posisi strategis.
Enam aparatur sipil negara dengan capaian nilai tertinggi resmi mengisi kursi kepala dinas dan badan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik daerah.
Prosesi pelantikan berlangsung Kamis, 5 Februari 2026, di Ruang Pola Kantor Bupati lantai III. Suasana berlangsung tertib dan penuh khidmat, di pimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, di saksikan jajaran pejabat daerah serta tamu undangan.
Dalam arahannya, Monadi menekankan bahwa proses seleksi tidak sekadar formalitas administratif, melainkan di rancang untuk menjaring figur terbaik yang siap bekerja cepat dan tepat. Ia menyebut kompetisi terbuka menjadi cara paling adil untuk memastikan jabatan strategis di isi oleh aparatur yang punya kapasitas dan rekam jejak mumpuni.
“Setiap tahapan seleksi di rancang transparan dan berbasis kompetensi. Mereka yang hari ini di lantik adalah hasil dari kerja keras, bukan penunjukan,” tutur Monadi di hadapan para pejabat yang baru mengucap sumpah jabatan.
Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang di berikan publik harus di jawab dengan kinerja nyata, bukan sekadar rutinitas birokrasi. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan pemimpin perangkat daerah yang adaptif dan mampu berkolaborasi lintas sektor.
Ini Enam Pejabat yang di Lantik Bupati Monadi
Enam pejabat yang di percaya mengemban amanah baru tersebut yakni Isra Kamar sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Miftahul Jannah memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Asril yang kini menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
Sementara itu, posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup di isi Neneng Susanti, Kepala Bappeda Litbang di percayakan kepada Nozal Edmiral, dan sektor pariwisata serta kebudayaan dipimpin Jamal Penta Putra.
Harapan Bupati Monadi Kepada Pejabat Baru di Lantik
Monadi berharap para pejabat baru tidak larut dalam euforia pelantikan. Ia meminta mereka segera memetakan persoalan di unit kerja masing-masing dan mengeksekusi program prioritas daerah dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Jabatan ini bukan hadiah, melainkan tanggung jawab besar. Masyarakat menunggu hasil kerja yang terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Pelantikan ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis merit system. Seleksi terbuka di nilai mampu meminimalkan praktik subjektivitas sekaligus mendorong iklim kompetisi sehat di kalangan ASN.
Di tengah tuntutan publik terhadap pelayanan yang cepat dan transparan, kehadiran pejabat baru di harapkan membawa energi segar. Tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi juga melahirkan terobosan yang mampu menggerakkan sektor pendidikan, investasi, lingkungan, hingga pariwisata daerah.
Dengan struktur pimpinan perangkat daerah yang kini telah lengkap, pemerintah kabupaten menargetkan akselerasi pembangunan bisa berjalan lebih terarah. Sinergi antar organisasi perangkat daerah menjadi kunci agar setiap kebijakan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan demi kesejahteraan masyarakat Kerinci.(Tim)









