Air Biru dari Sinkhole Limapuluh Kota Meluap ke Sawah Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Fenomena alam berupa sinkhole kembali mengundang kekhawatiran warga setelah sebuah lubang besar muncul di areal persawahan Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

Lubang yang pertama kali terpantau pada Minggu (4/1/2026) itu kini di penuhi air berwarna kebiruan, lalu meluap dan mengalir ke petak sawah di sekelilingnya.

Pantauan hingga Senin (5/1/2026) menunjukkan debit air dari dasar lubang masih terus keluar. Aliran tersebut perlahan membasahi lahan pertanian warga, memicu keresahan petani yang khawatir tanaman padi terdampak kualitas air maupun potensi longsoran susulan. Warna air yang tampak biru kehijauan menjadi perhatian tersendiri karena kontras dengan tanah sawah di sekitarnya.

Secara ukuran, sinkhole itu di laporkan belum berubah. Diameter lubang di perkirakan sekitar 10 meter dengan kedalaman mendekati 20 meter. Meski tampak stabil, kondisi tanah di sekelilingnya masih rapuh.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026 Resmi Rilis, Ini Daftar Hadiahnya

Aparat kepolisian bersama BPBD setempat memilih bersikap hati-hati dengan membatasi akses warga ke titik kejadian.

Air Biru Terus Keluar, Sawah Terancam

Air yang memenuhi sinkhole tidak hanya menggenang, tetapi juga mengalir keluar mengikuti kontur sawah. Sejumlah petani menyebut aliran tersebut belum surut sejak kemunculan awal.

Kekhawatiran utama bukan sekadar genangan, melainkan kemungkinan perubahan struktur tanah di bawah sawah yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Untuk mengantisipasi risiko, garis pengaman tetap di pasang mengelilingi lokasi. Petugas rutin melakukan pemantauan visual guna memastikan tidak terjadi pelebaran lubang. Warga di minta menjauh karena getaran kecil atau beban berlebih berpotensi memicu runtuhan lanjutan.

Dugaan Geologi dan Langkah Mitigasi

Seorang ahli geologi yang di mintai keterangan menilai kemunculan sinkhole ini berkaitan erat dengan karakter geologi setempat. Wilayah tersebut di kenal memiliki lapisan batuan karst atau batu kapur yang mudah larut oleh air.

Baca Juga :  Selama Tiga Hari 83 Relawan Bersihkan Sampah Jalur Pendakian Gunung Kerinci

Proses pelarutan yang berlangsung lama dapat membentuk rongga di bawah permukaan tanah. Ketika rongga membesar dan tak lagi mampu menahan beban di atasnya, runtuhan pun terjadi.

Keberadaan air biru di duga berasal dari aliran sungai bawah tanah yang baru terbuka ke permukaan. Kondisi ini menandakan sistem bawah tanah masih aktif, sehingga potensi perubahan ukuran lubang tetap ada.

Karena itu, pemetaan alur sungai bawah tanah di sarankan sebagai langkah awal mitigasi, terutama untuk memastikan tidak ada jalur rongga yang melintas ke area permukiman.

Pemerintah daerah bersama aparat teknis tengah menyiapkan kajian lanjutan guna menentukan penanganan jangka menengah. Sementara itu, warga di imbau menahan aktivitas di sekitar lokasi dan melaporkan setiap perubahan visual sekecil apa pun. Keselamatan menjadi prioritas, sembari menunggu hasil kajian geologi yang lebih menyeluruh.(Tim)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Masih Aktif di Kerinci dan Sungai Penuh
Soal Pelantikan JPT Pratama Kerinci, Ini Kata Suhatril
Sidang Korupsi PJU Kerinci Bongkar Fee 15 Persen Mengalir ke Sekwan DPRD
Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing
Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026
Debit Danau Kerinci Menyusut, DPRD Panggil PLTA untuk Klarifikasi
Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Pemkab Merangin Salurkan 1.700 Paket Perlengkapan Sekolah Gratis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:00 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Masih Aktif di Kerinci dan Sungai Penuh

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:00 WIB

Soal Pelantikan JPT Pratama Kerinci, Ini Kata Suhatril

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:00 WIB

Sidang Korupsi PJU Kerinci Bongkar Fee 15 Persen Mengalir ke Sekwan DPRD

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:00 WIB

Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026

Berita Terbaru

Bisnis

Daihatsu Resmi Masuk Era Listrik, Cek Harganya

Rabu, 4 Feb 2026 - 16:00 WIB

Pelantikan Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Kerinci beberapa waktu yang lalu. Foto : Istimewa

Daerah

Soal Pelantikan JPT Pratama Kerinci, Ini Kata Suhatril

Rabu, 4 Feb 2026 - 15:00 WIB