Suzuki Luncurkan Satria Terbaru, Pemerintah Rampungkan Kajian Ekosistem Kendaraan Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, JAKARTA – Dunia otomotif Tanah Air tengah diramaikan oleh peluncuran generasi terbaru Suzuki Satria. Bersamaan dengan itu, perhatian publik juga tertuju pada sejarah skuter pertama Honda, Juno, serta kabar dari pemerintah yang memastikan kajian ekosistem kendaraan listrik segera rampung tahun ini.

Suzuki Perkenalkan Satria Terbaru dengan Dua Varian

Menjelang akhir 2025, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menghadirkan Suzuki Satria generasi terbaru. Motor bergaya hyper underbone ini kini hadir dalam dua pilihan, yakni Satria Pro dan Satria F150.

Presiden Direktur PT SIS Minoru Amano menuturkan, Satria merupakan model legendaris Suzuki yang memiliki tempat istimewa di hati konsumen Indonesia.

“Satria adalah ikon Suzuki yang telah menemani masyarakat selama bertahun-tahun. Kami berkomitmen menjaga eksistensinya dengan menghadirkan versi terbaru yang lebih modern dan bertenaga,” ujarnya.

Kehadiran dua varian ini diklaim membawa pembaruan dari sisi performa, desain, dan efisiensi bahan bakar. Suzuki berharap model anyar tersebut mampu memperkuat posisi mereka di segmen motor sport underbone, yang selama ini memiliki basis penggemar loyal di Indonesia.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Dapat THR Lebaran 2026? Ini Penjelasan dan Perkiraannya

Honda Juno, Skuter Klasik Bernuansa Vespa yang Jadi Cikal Bakal Inovasi

Sementara itu, dari dunia otomotif internasional, perhatian publik tertuju pada Honda Juno, skuter legendaris yang kini menjadi salah satu koleksi bersejarah di Honda Collection Hall, Twin Ring Motegi, Jepang.

Tidak banyak yang tahu bahwa Juno adalah skuter pertama Honda yang dirilis pada era 1950-an. Desain bodinya yang membulat sekilas menyerupai Vespa, namun motor ini memiliki karakter unik dengan teknologi inovatif di masanya.

Juno menjadi titik awal ambisi Honda untuk menantang dominasi skuter Jepang kala itu, seperti Fuji Rabbit dan Silver Pigeon milik Mitsubishi Heavy Industries.

Meskipun tidak meraih kesuksesan besar secara komersial, Juno dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah pengembangan skuter Honda. Model tersebut membuka jalan bagi lahirnya skuter modern yang kini mendominasi pasar global.

Pemerintah Targetkan Kajian Ekosistem Kendaraan Listrik Selesai Akhir 2025

Dari sisi kebijakan energi, pemerintah Indonesia tengah mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik (EV) sebagai bagian dari program transisi energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa kajian kelayakan (feasibility study) yang dikerjakan oleh BPI Danantara ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2025.

Baca Juga :  Diam- Diam Kejari Sungaipenuh Bidik Dugaan Penjualan Lahan TNKS, Tunggu Tanggal Mainnya

Kajian tersebut mencakup 18 proyek strategis, salah satunya mengenai pengembangan industri kendaraan listrik dan rantai pasoknya, termasuk teknologi baterai, produksi komponen, hingga sistem pengisian daya.

Menurut Bahlil, hasil studi ini akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil keputusan investasi dan arah kebijakan energi masa depan.

“Kami berharap seluruh kajian dapat selesai tepat waktu agar hasilnya bisa segera diimplementasikan untuk mempercepat transisi menuju energi bersih,” ujarnya.

Pemerintah menilai, pengembangan industri kendaraan listrik dapat menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Peluncuran Suzuki Satria terbaru, sorotan terhadap Honda Juno, dan percepatan kajian ekosistem kendaraan listrik mencerminkan semangat inovasi yang terus tumbuh di dunia otomotif. Dari nostalgia sejarah hingga arah masa depan energi bersih, semua perkembangan ini menunjukkan bagaimana industri otomotif Indonesia dan dunia terus bergerak dinamis menuju era baru yang lebih ramah lingkungan dan berteknologi tinggi.(Tim)

Berita Terkait

Curhatan Nurul Akmal soal PPPK Paruh Waktu Picu Simpati Publik
Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Seharian, BMKG Rilis Peta Cuaca Nasional
21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu
Gaji Pensiunan PNS Februari Cair Mulai Besok, Nominal Tertinggi Rp4,9 Juta
Kategori Penerima Bansos 2026 Resmi, Ini Daftar Prioritas Kemensos
Cara Urus Akta Kelahiran 2026 Online Lewat HP, Proses Cepat Tanpa Antre
Cara Cek PIP 2026 Online Pakai NIK dan NISN, Ini Panduan Lengkapnya
Aturan Seragam Korpri 2026 Berlaku Nasional, ASN Wajib Taat Jadwal
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:00 WIB

Curhatan Nurul Akmal soal PPPK Paruh Waktu Picu Simpati Publik

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB

Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Seharian, BMKG Rilis Peta Cuaca Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:00 WIB

21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:00 WIB

Gaji Pensiunan PNS Februari Cair Mulai Besok, Nominal Tertinggi Rp4,9 Juta

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:00 WIB

Kategori Penerima Bansos 2026 Resmi, Ini Daftar Prioritas Kemensos

Berita Terbaru