KLIKINAJA – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kota Sungai Penuh di arahkan pada langkah yang lebih terukur. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menerima kunjungan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jambi di Rumah Dinas Wali Kota, belum lama ini.
Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi program peningkatan mutu pendidikan, evaluasi capaian satuan pendidikan, hingga strategi pendampingan guru dan kepala sekolah. Wali Kota di dampingi Sekretaris Daerah Alpian serta jajaran perangkat daerah yang membidangi pendidikan.
Sinkronisasi Program dan Pendampingan Sekolah
Alfin menegaskan bahwa kolaborasi dengan BPMP Jambi harus menghasilkan langkah konkret yang langsung menyentuh kebutuhan sekolah. Ia ingin setiap program yang di jalankan memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.
“Kami tidak ingin kerja sama ini berhenti pada koordinasi formal. Yang kami dorong adalah pendampingan nyata, terutama dalam peningkatan kompetensi guru dan penguatan manajemen sekolah,” ujar Alfin.
Menurutnya, data hasil asesmen dan pemetaan mutu perlu di jadikan dasar dalam menyusun kebijakan daerah. Dengan begitu, intervensi yang di lakukan bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
BPMP Jambi sendiri memiliki fungsi strategis dalam supervisi, evaluasi, dan pendampingan mutu pendidikan sesuai standar nasional. Kehadiran lembaga tersebut di nilai penting untuk memastikan kualitas pembelajaran terus meningkat.
Komitmen Perbaikan Berkelanjutan
Alfin juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan BPMP terhadap perkembangan pendidikan di Sungai Penuh. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya di tentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kompetensi tenaga pendidik dan konsistensi pembinaan.
“Kami berkomitmen memperkuat dukungan anggaran, meningkatkan sarana prasarana, dan memastikan pembinaan berjalan terus-menerus agar mutu pendidikan di Sungai Penuh semakin baik,” tegasnya.
Tantangan pendidikan daerah saat ini mencakup adaptasi kurikulum, penguatan literasi dan numerasi, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan BPMP menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Kolaborasi ini di harapkan berdampak pada lahirnya generasi muda yang berdaya saing, memiliki karakter kuat, dan siap menghadapi perubahan zaman.(Tim)









