Harga BBM Beragam SPBU Berubah November 2025, Ini Daftar Terbarunya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengisian BBM di salah satu SPBU

Pengisian BBM di salah satu SPBU

KLIKINAJA, JAKARTA – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Indonesia kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 November 2025. Penyesuaian dilakukan oleh Pertamina, BP-AKR, Shell, hingga Vivo, dengan perubahan yang berbeda di tiap produk.

Kenaikan terutama terjadi pada BBM diesel nonsubsidi milik Pertamina. Sebaliknya, beberapa produk BP-AKR justru turun harga. Sementara produk Shell di sejumlah wilayah masih belum sepenuhnya tersedia. Vivo juga kembali menghadirkan BBM Revvo 92 setelah sempat absen beberapa waktu.

Kenaikan BBM Diesel Pertamina di Awal November

Di wilayah Jakarta, Pertamina menaikkan dua jenis BBM diesel nonsubsidi. Harga Dexlite kini menjadi Rp 13.900 per liter, naik dari Rp 13.700 pada Oktober 2025. Pertamina Dex juga terkerek menjadi Rp 14.200 per liter, dari sebelumnya Rp 14.000 per liter.

Untuk jenis bensin, Pertamina mempertahankan harga. Pertamax (RON 92) tetap Rp 12.200 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 masih di angka Rp 13.000 per liter. Harga Pertamax Turbo (RON 98) juga tidak berubah di Rp 13.100 per liter.

Di Pertashop, harga Pertamax tercatat Rp 12.100 per liter. Sementara BBM bersubsidi seperti Solar Subsidi dan Pertalite (RON 90) masih stabil di Rp 6.800 dan Rp 10.000 per liter.

Baca Juga :  Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Oktober 2025, Cek Daftar Terbarunya

BP-AKR Turunkan Harga Bensin, Diesel Masih Naik

Kebijakan berbeda dilakukan BP-AKR. Mengacu situs resminya, perusahaan ini justru menurunkan harga dua produk bensin.

BP 92 kini dipatok Rp 12.680 per liter, dari sebelumnya Rp 12.890.

BP Ultimate turun menjadi Rp 13.260 per liter, dari Rp 13.420.

Namun, BP Ultimate Diesel mengalami kenaikan tipis menjadi Rp 14.410 per liter, dari Rp 14.270.

Produk BBM BP sudah kembali tersedia di sejumlah SPBU Jabodetabek. Konsumen mulai melihat pasokan lebih stabil dibanding bulan sebelumnya.

Ketersediaan Shell Masih Terbatas di Jabodetabek

Berbeda dari dua perusahaan lainnya, beberapa SPBU Shell di wilayah Jabodetabek masih mengalami keterbatasan stok. Sejumlah tipe BBM dilaporkan belum terisi penuh, meski harga resmi telah dipublikasikan.

Harga BBM Shell per 24 November 2025 meliputi:

Shell Super: Rp 12.680/liter

Shell V-Power: Rp 13.260/liter

Shell V-Power Diesel: Rp 14.410/liter

Shell V-Power Nitro+: Rp 13.480/liter

Belum ada penjelasan resmi terkait keterbatasan distribusi tersebut.

Vivo Kembali Jual Revvo 92 Mulai 23 November

Kabar terbaru datang dari Vivo Energy Indonesia. Perusahaan ini kembali menghadirkan BBM Revvo 92 yang sempat menghilang dari pasaran.

Baca Juga :  KJMU Tahap II Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Rp9 Juta per Semester: Ini Syarat dan Jadwalnya

Mulai 23 November 2025, Revvo 92 dijual dengan harga Rp 12.680 per liter.

“Kabar gembira! Revvo 92 sudah tersedia kembali dan mulai didistribusikan bertahap di SPBU Vivo mulai hari ini,” tulis manajemen Vivo melalui akun Instagram resmi, dikutip Senin (24/11/2025).

Kembalinya Revvo 92 menambah pilihan BBM RON 92 bagi konsumen, terutama di tengah dinamika harga di berbagai SPBU.

Daftar Lengkap Harga BBM per 24 November 2025

Berikut daftar harga terbaru berdasarkan situs resmi masing-masing operator:

Pertamina – DKI Jakarta

Pertamax: Rp 12.200/liter

Pertamax Turbo: Rp 13.100/liter

Pertamax Green 95: Rp 13.000/liter

Dexlite: Rp 13.900/liter

Pertamina Dex: Rp 14.200/liter

 

BP-AKR

BP 92: Rp 12.680/liter

BP Ultimate: Rp 13.260/liter

BP Ultimate Diesel: Rp 14.410/liter

Shell

Shell Super: Rp 12.680/liter

Shell V-Power: Rp 13.260/liter

Shell V-Power Diesel: Rp 14.410/liter

Shell V-Power Nitro+: Rp 13.480/liter

Vivo

Revvo 92: Rp 12.680/liter

Perubahan harga BBM pada November 2025 menunjukkan dinamika berbeda di masing-masing operator. Sebagian menaikkan harga, sebagian lainnya justru menurunkannya. Konsumen disarankan rutin memantau pembaruan harga karena penyesuaian dapat terjadi setiap bulan, tergantung kondisi pasar energi global dan kebijakan internal perusahaan.(Tim)

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Haji Indonesia 2026 Terancam
Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa dari Dana BOSP 2026? Ini Penjelasan Aturan Terbarunya
1.512 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Ini Penyebabnya
Wabup Rejang Lebong Dilepas dari Status Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Prediksi Jadwal CPNS 2026, Pemerintah Siapkan Formasi untuk Fresh Graduate
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap Stabil
BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Media Sosial
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Komisioner 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:00 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Haji Indonesia 2026 Terancam

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa dari Dana BOSP 2026? Ini Penjelasan Aturan Terbarunya

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:00 WIB

1.512 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Ini Penyebabnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Wabup Rejang Lebong Dilepas dari Status Tersangka, Ini Penjelasan KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

Prediksi Jadwal CPNS 2026, Pemerintah Siapkan Formasi untuk Fresh Graduate

Berita Terbaru