KLIKINAJA, MUARABULIAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Batang Hari saat ini masih memiliki sisa blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 2.500 keping. Jumlah tersebut di perkirakan dapat memenuhi kebutuhan pencetakan KTP untuk satu hingga dua bulan ke depan.
Kepala Dukcapil Batang Hari, Reflizer, menjelaskan bahwa ketersediaan blangko tersebut terus di maksimalkan sembari pihaknya aktif mengajukan permohonan tambahan ke Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah pusat.
“Kami secara rutin mengajukan permintaan blangko agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan,” ujar Reflizer.
Ia mengungkapkan, kebutuhan blangko KTP di Batang Hari dalam satu tahun di perkirakan mencapai 20.000 hingga 25.000 keping. Blangko tersebut di gunakan untuk berbagai keperluan administrasi, seperti perubahan data kependudukan, perekaman KTP bagi warga yang memasuki usia 17 tahun, hingga dampak pemekaran rukun tetangga (RT) yang saat ini masih berlangsung.
Menurutnya, mobilitas penduduk dan dinamika administrasi kependudukan turut memengaruhi tingginya kebutuhan pencetakan KTP.
“Baik warga yang pindah domisili, kelahiran baru, maupun penataan wilayah, semuanya membutuhkan pembaruan dokumen kependudukan,” jelasnya.
Reflizer juga menekankan bahwa kelancaran pencetakan KTP tidak hanya bergantung pada ketersediaan blangko. Faktor pendukung lain seperti tinta dan kesiapan peralatan cetak juga harus dipastikan dalam kondisi memadai.
“Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi persyaratan administrasi agar proses pencetakan KTP dapat berjalan lancar dan tidak tertunda,” pungkasnya.(Tim)









