Luas Sawah Merangin Naik 11 Persen, Ketahanan Pangan Diperkuat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Penguatan sektor pertanian di Kabupaten Merangin menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Luas lahan sawah bertambah signifikan dan menjadi salah satu indikator meningkatnya kapasitas produksi pangan di daerah tersebut.

Bupati Merangin M Syukur menyampaikan bahwa perluasan sawah mencapai 1.153 hektare atau sekitar 11 persen di bandingkan tahun sebelumnya. Angka itu menempatkan Merangin sebagai salah satu daerah dengan progres nyata dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Syukur menuturkan, kenaikan tersebut tidak terjadi secara instan. Prosesnya melibatkan konsistensi kebijakan daerah, pendampingan teknis, serta partisipasi aktif petani di berbagai kecamatan.

Ia menegaskan bahwa peningkatan luasan sawah merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor.

“Capaian ini lahir dari kolaborasi yang terbangun antara pemerintah daerah, pelaku pertanian, dan petani di lapangan. Ketahanan pangan tidak bisa dikerjakan sendiri,” ujar Syukur saat di temui, Jumat (6/2) yang lalu.

Data pemerintah daerah mencatat, sepanjang Januari hingga Desember 2024 luas sawah di Merangin berada di angka 10.539 hektare. Memasuki 2025, angka tersebut meningkat menjadi 11.692 hektare.

Irigasi, Benih Unggul, hingga Mekanisasi

Dalam agenda mendampingi kunjungan Gubernur Jambi Al Haris, Syukur menjelaskan bahwa perluasan lahan di iringi dengan penguatan faktor pendukung produksi.

Pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi agar ketersediaan air tetap stabil sepanjang musim tanam.

Dukungan juga di arahkan pada distribusi benih unggul, mencakup padi sawah, padi ladang, dan jagung. Upaya ini di perkuat dengan bantuan alat dan mesin pertanian untuk mendorong efisiensi kerja petani serta menekan biaya produksi.

Menurut Syukur, Pemkab Merangin juga mendorong program intensifikasi beras Merangin agar memiliki nilai tambah di pasar. Langkah tersebut di harapkan mampu memperkuat posisi produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

“Kami ingin pertanian Merangin tidak berhenti di produksi, tetapi mampu memberi nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Di luar komoditas padi, sektor jagung ikut diperkuat. Sekitar 40 hektare lahan kini dikelola melalui Balai Benih Utama (BBU) sebagai bagian dari strategi memperkuat cadangan pangan daerah.

Syukur menekankan bahwa pembangunan pertanian harus berjalan seiring dengan perbaikan infrastruktur penunjang. Akses jalan menuju sentra produksi menjadi perhatian agar distribusi hasil panen tidak terhambat.

“Lahan yang subur perlu di dukung akses yang layak. Target kami sederhana, sawah-sawah Merangin menguning merata dan memberi kesejahteraan bagi petani,” katanya.(Tim)
Baca Juga :  Kades Muara Hemat Ditahan, Kasus SPJ Fiktif Rp900 Juta Akhirnya Terbongkar

Berita Terkait

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan
RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026
Gubernur Jambi Dorong Lahirnya Generasi Berdaya Saing Global
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:00 WIB

Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan

Berita Terbaru

Bisnis

Honda BeAT Connected 125 2026 Hadir, Mesin Naik Kelas

Minggu, 8 Feb 2026 - 18:26 WIB

Daerah

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Feb 2026 - 17:08 WIB