Jambi Dapat PSR 7.800 Hektare, Petani Diminta Segera Daftar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal.

KLIKINAJA – Pemerintah Provinsi Jambi menerima alokasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 7.800 hektare pada tahun 2026. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menanggung penuh pembiayaan program tersebut untuk petani kelapa sawit yang memenuhi syarat.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, menyebut program ini membuka peluang besar bagi petani yang kebunnya telah memasuki masa tanam ulang. Ia menilai partisipasi petani menjadi kunci agar kuota yang di sediakan pemerintah pusat tidak terbuang.

“Kita terus mendorong, supaya partisipasi masyarakat ikut program ini bisa memenuhi target yang di tetapkan oleh pemerintah,” kata Hendrizal, Minggu (8/2/2026).

Target 7.800 Hektare, Pendaftar Baru 1.000 Hektare

Dinas Perkebunan mencatat, hingga awal Februari 2026, petani sawit di Jambi telah mendaftarkan sekitar 1.000 hektare lahan ke program PSR. Angka tersebut masih jauh dari total alokasi yang tersedia.

Baca Juga :  Tragedi Glamping di Solok, Pengingat Bahaya Gas Karbon Monoksida di Ruang Tertutup

Hendrizal menegaskan, jajarannya terus bergerak ke lapangan untuk menjangkau calon petani dan calon lokasi, terutama di sentra-sentra perkebunan sawit rakyat.

“Kami tidak menunggu. Petugas turun langsung memberi penjelasan agar petani paham bahwa biaya replanting tidak lagi menjadi beban mereka,” ujarnya.

Program PSR menyasar kebun sawit yang telah melewati satu siklus tanam atau berusia lebih dari 20 tahun. Kondisi kebun tua di nilai menurunkan produktivitas dan berdampak pada pendapatan petani dalam jangka panjang.

Delapan Kabupaten Terima Kuota Peremajaan

Dari total 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, delapan daerah menerima kuota peremajaan sawit rakyat pada 2026. Kabupaten Batang Hari, Tanjung Jabung Timur, dan Merangin memperoleh alokasi terbesar dengan masing-masing 1.500 hektare.

Muaro Jambi, Bungo, Tanjung Jabung Barat, serta Sarolangun mendapatkan kuota 750 hektare per wilayah. Kabupaten Tebo menerima alokasi 300 hektare.

Baca Juga :  Lonjakan Sampah Ramadan di Sungai Penuh Tembus 60 Ton per Hari

Hendrizal menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian meminta pemerintah daerah menyiapkan data calon petani dan calon lokasi secara detail sebagai dasar penerbitan rekomendasi teknis.

“Kami menyiapkan administrasi sejak awal agar proses di pusat berjalan lancar dan petani tidak terhambat,” katanya.

Program PSR menjadi salah satu strategi nasional untuk menjaga keberlanjutan industri sawit rakyat. Replanting dengan bibit unggul meningkatkan produktivitas kebun sekaligus menjaga daya saing petani di tengah fluktuasi harga sawit.

Hendrizal mengingatkan petani agar tidak menunda tanam ulang hanya karena harga tandan buah segar sedang tinggi. Ia menilai keputusan tersebut berisiko menurunkan hasil panen di tahun-tahun berikutnya.

“Upaya kita, tidak henti-hentinya menyampaikan kepada masyarakat kalau kebun sudah satu periode atau sudah sewajarnya untuk di replanting, jangan terlena dengan harga, sehingga lupa dengan progran itu,” tutupnya.(Tim)

Berita Terkait

NTP Jambi Naik 1,11 Persen, Harga Sawit dan Karet Dongkrak Kesejahteraan Petani
Dituding Terlibat PETI, Ini Penjelasan Bupati Bungo Dedy Putra
Wabup Sarolangun Resmikan Dapur SPPG, Perkuat Program Gizi Nasional
Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pascale baran 2026, Ini Rinciannya
Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Ini Perubahan Pentingnya
Rencana Pembatasan BBM Subsidi 2026 Picu Antrean di SPBU
Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat, Ini Kendala di Lapangan
Kota Jambi Raup Rp1,7 Triliun Dana Pusat untuk Pembangunan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 09:00 WIB

NTP Jambi Naik 1,11 Persen, Harga Sawit dan Karet Dongkrak Kesejahteraan Petani

Kamis, 2 April 2026 - 08:00 WIB

Dituding Terlibat PETI, Ini Penjelasan Bupati Bungo Dedy Putra

Kamis, 2 April 2026 - 07:30 WIB

Wabup Sarolangun Resmikan Dapur SPPG, Perkuat Program Gizi Nasional

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pascale baran 2026, Ini Rinciannya

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Rencana Pembatasan BBM Subsidi 2026 Picu Antrean di SPBU

Berita Terbaru