KLIKINAJA – Pembangunan Jalur 2 Singkut di Kabupaten Sarolangun kembali mendapat perhatian serius. Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Jambi, Edi Purwanto, turun langsung ke lokasi untuk memastikan proyek tersebut tidak kembali terhenti.
Kunjungan itu menjadi penegasan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah Singkut tetap menjadi prioritas. Proyek yang sempat mengalami jeda pengerjaan kini di pastikan bakal di lanjutkan paling lambat April mendatang.
“Insyaallah bulan depan sudah mulai di lanjutkan. Target kita tahun ini bisa rampung sampai titik akhir yang di rencanakan,” ujar Edi saat meninjau kondisi lapangan.
Progres Fisik dan Tahap Penyempurnaan
Di hadapan pekerja dan tim teknis, Edi menjelaskan bahwa secara umum progres pembangunan sudah menunjukkan hasil positif. Struktur utama jalan telah terbentuk, namun masih ada sejumlah tahapan akhir yang perlu di selesaikan.
Beberapa pekerjaan yang tersisa meliputi tahap finishing serta penambahan item tertentu agar mutu jalan benar-benar sesuai standar. Ia mengaku cukup puas dengan kualitas pekerjaan yang telah di lakukan sejauh ini.
“Saya lihat kualitasnya sudah bagus. Tinggal kita kawal agar penyelesaiannya tepat waktu dan tidak ada hambatan di lapangan,” jelasnya.
Pengawasan, menurutnya, menjadi kunci agar proyek tidak kembali molor. Sebab, keterlambatan pembangunan bukan hanya berdampak pada target fisik, tetapi juga pada aktivitas ekonomi warga yang menunggu akses jalan lebih memadai.
Harapan Dukungan Warga dan Koordinasi Pusat
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga mengajak masyarakat sekitar ikut mendukung kelancaran proyek. Ia mengingatkan agar tidak ada persoalan non-teknis yang berpotensi menghambat proses pengerjaan.
“Kalau pengerjaan lancar, masyarakat juga cepat menikmati hasilnya. Jangan sampai ada hambatan yang membuat proses jadi lambat,” katanya.
Edi menegaskan, Jalur 2 Singkut merupakan aspirasi yang ia perjuangkan di tingkat pusat. Namun untuk pelaksanaan teknis, sepenuhnya berada di bawah kewenangan kementerian melalui balai pelaksana dan kontraktor yang ditunjuk.
“Ini kerja bersama. Aspirasi kita dorong di pusat, tetapi pelaksanaan di lapangan adalah tanggung jawab kementerian dan kontraktor. Tugas kita memastikan semuanya berjalan maksimal untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Secara strategis, Jalur 2 Singkut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas barang dan orang di Kabupaten Sarolangun. Wilayah Singkut di kenal sebagai salah satu simpul ekonomi yang terus berkembang, terutama di sektor perkebunan dan perdagangan.
Infrastruktur jalan yang memadai akan memangkas waktu tempuh distribusi hasil produksi sekaligus membuka peluang investasi baru.(Tim)









