KLIKINAJA – Gelombang keluhan soal jalan berlubang dan rusak di sejumlah titik Kota Jambi terus berdatangan. Wali Kota Jambi, Maulana, akhirnya memberikan penjelasan terbuka terkait kondisi tersebut pada Selasa (17/2/2026).
Ia mengakui, persoalan infrastruktur jalan menjadi laporan yang paling sering diterima pemerintah kota sepanjang setahun terakhir. Aduan itu datang dari berbagai wilayah, mulai dari pusat kota hingga kawasan permukiman padat penduduk.
Maulana memaparkan, selama tahun 2025 pemerintah telah memperbaiki lebih dari 400 ruas jalan yang berstatus jalan kota. Perbaikan itu mencakup penambalan, pengaspalan ulang, hingga peningkatan kualitas permukaan jalan.
“Untuk jalan kota, tahun 2025 sudah lebih dari 400 ruas yang kita perbaiki. Namun memang, keluhan terbanyak justru berada di ruas jalan yang berstatus provinsi dan nasional,” ujarnya.
Perbaikan Jalan Provinsi dan Nasional Dikebut
Menurut Maulana, banyak ruas yang di keluhkan warga ternyata bukan kewenangan pemerintah kota. Sejumlah titik merupakan jalan milik Pemerintah Provinsi Jambi maupun pemerintah pusat.
Tahun ini, perbaikan jalan provinsi di dalam wilayah Kota Jambi di jadwalkan mulai berjalan. Pemkot Jambi telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi agar penanganan di lakukan serentak dan tidak parsial.
Untuk jalan nasional, pekerjaan akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Dengan keterlibatan tiga level pemerintahan, Maulana menaruh harapan besar pada peningkatan kualitas konektivitas antar kawasan.
“Insya Allah tahun ini jalan berstatus provinsi bisa di selesaikan, dan BPJN juga akan mengerjakan jalan nasional. Artinya di kerjakan secara simultan,” jelasnya.
Langkah kolaboratif ini di nilai penting karena Kota Jambi merupakan pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan di provinsi. Jalan yang mulus bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berdampak pada distribusi barang, waktu tempuh, serta keselamatan pengguna jalan.
Ada Ruas Tak Tersentuh Perbaikan Hingga 10 Tahun
Maulana tidak menampik bahwa percepatan pembangunan belum sepenuhnya sebanding dengan tingkat kerusakan di lapangan. Ia menyebut, terdapat ruas jalan yang sudah lima sampai sepuluh tahun belum mendapatkan perbaikan menyeluruh.
Karena itu, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Jambi agar sekitar 100 ruas jalan provinsi di dalam Kota Jambi dapat masuk daftar prioritas tahun ini.
Dukungan dari anggota DPRD Provinsi Jambi daerah pemilihan Kota Jambi juga di harapkan dapat mempercepat realisasi anggaran dan pelaksanaan teknis.
Di level lingkungan, perbaikan juga dilakukan lewat program gotong royong bertajuk Kampung Bahagia. Skemanya menyasar jalan skala RT yang membutuhkan penanganan cepat dan berbasis partisipasi warga.
“Kalau ini berjalan simultan, konektivitas kita akan semakin baik dan masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” pungkasnya.(Tim)









