KLIKINAJA – Upaya Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperluas akses kesehatan kembali di perkuat melalui penambahan kendaraan operasional Program Dokter Maju.
Sebanyak tujuh unit mobil baru resmi di salurkan kepada tim medis lapangan pada awal 2026, melengkapi empat armada yang telah lebih dulu beroperasi di sejumlah kecamatan.
Prosesi penyerahan berlangsung dalam agenda Musrenbang tingkat Kecamatan Limun, Kamis (5/2/2026). Momentum ini di manfaatkan pemerintah daerah untuk menegaskan arah pembangunan sektor kesehatan yang lebih merata hingga desa-desa terpencil.
Bupati H Hurmin menyampaikan bahwa tambahan armada tersebut bukan sekadar fasilitas, melainkan strategi mempercepat pelayanan medis yang selama ini terkendala jarak.
“Kami ingin dokter bisa tiba lebih cepat saat warga membutuhkan pertolongan. Mobil ini menjadi jembatan agar pelayanan kesehatan tak lagi berhenti di pusat kecamatan saja,” tuturnya.
Akses Kesehatan Tak Lagi Terkunci Jarak
Program Dokter Maju di rancang untuk membawa layanan medis langsung ke rumah warga. Tim kesehatan melakukan kunjungan rutin dengan pendekatan promotif, pencegahan penyakit, pengobatan, hingga pemulihan pasien yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
Menurut Hurmin, pola jemput bola ini terbukti lebih efektif mendeteksi persoalan kesehatan sejak dini, terutama di wilayah yang sulit menjangkau puskesmas.
“Ketika dokter hadir langsung ke lingkungan masyarakat, banyak keluhan yang sebelumnya tersembunyi akhirnya bisa di tangani lebih cepat dan manusiawi,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut di saksikan Wakil Ketua II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah, Anggota DPRD Tabroni, Kepala Dinas Kesehatan Bambang Hermanto, serta Sekretaris Bappeda Maria Susanti bersama para camat.
Fokus Warga Rentan dan Pelayanan Gratis
Dokter Maju menjadi salah satu program unggulan daerah dalam memberikan layanan kesehatan tanpa biaya bagi kelompok rentan, lansia, serta warga dengan keterbatasan akses transportasi.
Pemerintah daerah menilai kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Ketika masyarakat sehat, produktivitas meningkat dan beban sosial dapat di tekan.
“Kami menempatkan kesehatan sebagai investasi jangka panjang. Armada ini membantu memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari hak dasar memperoleh layanan medis,” ujar Hurmin dalam kesempatan tersebut.
Dengan tambahan tujuh kendaraan baru, jangkauan tim dokter kini di perluas ke lebih banyak desa. Pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat terus membaik sekaligus memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Sarolangun.(Tim)









