KLIKINAJA – Harga emas perhiasan pada Selasa, 17 Februari 2026, bergerak bervariasi di sejumlah gerai nasional. Dua pelaku usaha, yakni Raja Emas Indonesia dan Laku Emas, kompak menurunkan tarif di hampir semua kadar. Sementara itu, Hartadinata Abadi memilih mempertahankan harga tanpa perubahan.
Penyesuaian ini terjadi sejak pagi hari dan langsung menjadi perhatian konsumen yang rutin memantau pergerakan logam mulia. Selisih yang tercatat memang tidak besar, namun tetap memberi ruang bagi pembeli untuk mempertimbangkan momentum transaksi.
Raja Emas Indonesia Pangkas Harga di Semua Kadar
Raja Emas Indonesia melakukan koreksi tipis, rata-rata Rp 4.000 hingga Rp 10.000 per gram. Untuk kadar tertinggi 24 karat, harga berada di Rp 2.450.000 per gram, turun Rp 10.000 di bandingkan hari sebelumnya.
Kadar 23 karat di banderol Rp 2.205.000 per gram, sedangkan 22 karat menyentuh Rp 2.110.000 per gram. Emas 21 karat kini di jual Rp 2.015.000 per gram dan 20 karat di angka Rp 1.917.000 per gram.
Untuk kadar menengah hingga rendah, 19 karat di patok Rp 1.820.000 per gram. Kemudian 18 karat Rp 1.725.000, 17 karat Rp 1.630.000, dan 16 karat Rp 1.533.000 per gram. Adapun 15 karat berada di Rp 1.437.000, 14 karat Rp 1.340.000, 13 karat Rp 1.240.000, serta 12 karat Rp 1.146.000 per gram.
Laku Emas Ikuti Tren Penurunan
Penyesuaian juga terjadi di Laku Emas dengan rentang koreksi Rp 4.000 hingga Rp 10.000 per gram. Harga 24 karat tercatat Rp 2.558.000 per gram. Sementara 23 karat di patok Rp 2.222.000 dan 22 karat Rp 2.125.000 per gram.
Emas 21 karat berada di Rp 2.032.000 per gram dan 20 karat Rp 1.933.000. Untuk 19 karat, konsumen perlu menyiapkan Rp 1.842.000 per gram.
Pada kadar lain, 18 karat di jual Rp 1.744.000, 17 karat Rp 1.639.000, serta 16 karat Rp 1.541.000 per gram. Kemudian 15 karat berada di Rp 1.444.000, 14 karat Rp 1.347.000, 13 karat Rp 1.251.000, dan 12 karat Rp 1.153.000 per gram.
Hartadinata Abadi Pertahankan Banderol
Berbeda dengan dua pelaku pasar sebelumnya, Hartadinata Abadi tidak melakukan perubahan harga. Kadar 22 karat tetap di Rp 2.761.000 per gram dan 20 karat di Rp 2.707.000 per gram.
Untuk 17 karat, harga tercatat Rp 2.412.000 per gram, sedangkan 16 karat Rp 2.278.000. Adapun kadar 9 karat di patok Rp 1.528.000, 8 karat Rp 1.407.000, dan 6 karat Rp 1.206.000 per gram.
Faktor Global Ikut Menggerakkan Harga
Pergerakan tarif perhiasan di dalam negeri tidak berdiri sendiri. Permintaan dari industri global, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas ikut memberi pengaruh.
Saat harga internasional melemah atau kurs bergerak stabil, pelaku usaha biasanya menyesuaikan harga jual agar tetap kompetitif. Kondisi inilah yang tampak pada perdagangan hari ini.
Tips Membeli Emas Perhiasan di Tengah Fluktuasi
Selisih harga antar gerai menunjukkan pentingnya membandingkan penawaran sebelum bertransaksi. Konsumen sebaiknya mengecek selisih kadar dan mempertimbangkan tujuan pembelian, apakah untuk koleksi, kebutuhan acara, atau investasi jangka panjang.
Bagi investor, kadar tinggi seperti 22 hingga 24 karat umumnya lebih diminati karena nilai kemurniannya. Namun, pembeli perhiasan sering memilih kadar 17–18 karat yang lebih kuat untuk penggunaan sehari-hari.
Memantau harga secara berkala memberi peluang mendapatkan harga lebih efisien. Pergerakan harian memang tipis, tetapi dalam jumlah gram besar, selisih tersebut tetap terasa signifikan.(Tim)









