KLIKINAJA – Akses pelayanan publik yang selama ini sulit di jangkau warga desa mulai dipangkas jaraknya oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci. Melalui Program Bunga Desa (Bupati Menginap di Desa), berbagai layanan penting di boyong langsung ke Desa Masgo, Kecamatan Gunung Raya, Jumat (30/1/2026) lalu.
Program ini tak hanya menjadi agenda kunjungan kepala daerah, tetapi berubah menjadi pusat layanan terpadu. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, keluarga berencana, pengurusan BPJS, hingga administrasi kependudukan seperti perekaman dan pencetakan KTP di lakukan langsung di lokasi.
Bupati Kerinci Monadi datang bersama Wakil Bupati Murison. Keduanya turut didampingi unsur pimpinan OPD serta perwakilan DPRD Kabupaten Kerinci.
Sejak pagi, warga terlihat memadati area pelayanan. Ada yang mengurus dokumen kependudukan, membawa anak untuk pemeriksaan kesehatan, hingga berkonsultasi soal ternak.
Bagi masyarakat desa, momentum ini menjadi kesempatan langka mendapatkan layanan lengkap tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kabupaten.
Camat Gunung Raya, Azwir, menyebut Program Bunga Desa membuka ruang komunikasi langsung antara warga dan pemerintah daerah. Aspirasi yang selama ini terpendam bisa di sampaikan tanpa sekat birokrasi.
Dalam pertemuan bersama masyarakat, Bupati Monadi kembali menegaskan arah kepemimpinannya yang menargetkan pemerataan pembangunan hingga wilayah terpencil.
“Sejak di lantik, kami berkomitmen menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Kerinci tanpa membedakan wilayah. Semua desa menjadi perhatian kami,” ujar Monadi.
Menurutnya, kehadiran langsung pemerintah di desa menjadi cara paling nyata untuk memastikan pelayanan berjalan efektif sekaligus membaca kebutuhan riil masyarakat.
Tak berhenti pada layanan administrasi dan kesehatan, kegiatan juga di isi dengan penanaman jagung bersama warga. Langkah ini menjadi simbol dukungan terhadap ketahanan pangan lokal sekaligus mendorong produktivitas pertanian desa.
Kehadiran istri Bupati dan Wakil Bupati ikut mencairkan suasana. Mereka berbincang santai dengan warga, mendengar cerita keseharian masyarakat, hingga ikut menyaksikan proses pelayanan.
Dari pihak desa, Kepala Desa Masgo, Jon Hanas, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia juga mengangkat persoalan akses jalan dari Desa Selempaung menuju Desa Masgo yang dinilai menjadi urat nadi ekonomi warga namun kondisinya masih memprihatinkan.
Program Bunga Desa sendiri dalam beberapa bulan terakhir menjadi pola baru pelayanan jemput bola Pemkab Kerinci. Pendekatan ini di nilai efektif menekan keluhan masyarakat terkait sulitnya akses layanan dasar, sekaligus mempercepat respons pemerintah terhadap persoalan desa.
Bagi warga Masgo, kehadiran layanan terpadu ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bukti nyata bahwa pelayanan publik bisa hadir lebih dekat, cepat, dan menyentuh kebutuhan sehari-hari.(Tim)









