KLIKINAJA, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi membuka tahun 2026 dengan pembenahan serius di tubuh birokrasi. Sebanyak delapan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lantik secara resmi oleh Wali Kota Jambi Maulana pada Rabu (7/1/2026). Pelantikan ini mengakhiri masa kekosongan jabatan strategis yang sempat terjadi di sejumlah dinas.
Dengan pengisian jabatan tersebut, seluruh kepala OPD kini berstatus definitif. Kondisi ini menjadi fondasi penting bagi percepatan pelaksanaan program prioritas daerah yang selama ini menunggu kepastian kepemimpinan.
Maulana menegaskan, kelengkapan struktur birokrasi harus diikuti dengan peningkatan kinerja. Ia meminta seluruh kepala dinas langsung bekerja tanpa menunda, mengingat ekspektasi publik terhadap pelayanan pemerintah semakin tinggi.
Ia menyampaikan bahwa fokus utama pemerintah kota tetap pada agenda besar “Kota Jambi Bahagia”, yang mencakup peningkatan layanan dasar, penguatan ekonomi masyarakat, hingga penataan kota yang berkelanjutan. Menurutnya, kepemimpinan OPD yang solid menjadi kunci agar program tidak hanya berhenti di atas kertas.
Seleksi Terbuka dan Sinergi Politik Jadi Penopang
Proses pelantikan delapan kepala OPD ini di lakukan melalui mekanisme seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Maulana menyebut, sebelum penetapan, pemerintah kota telah membangun komunikasi intensif dengan DPRD Kota Jambi untuk menjaga keseimbangan hubungan eksekutif dan legislatif.
Baginya, pembangunan daerah bukan agenda satu pihak. Kolaborasi lintas lembaga menjadi syarat mutlak agar kebijakan berjalan efektif dan minim gesekan politik.
Para kepala dinas yang di lantik seluruhnya berasal dari internal Pemkot Jambi. Kondisi ini di nilai menguntungkan karena para pejabat tersebut telah memahami karakter wilayah, persoalan birokrasi, serta dinamika pelayanan publik di lapangan. Adaptasi yang singkat di harapkan membuat program bisa langsung di eksekusi.
Delapan pejabat yang di lantik masing-masing adalah Sugiyono sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Elvi Roza sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Doni Sumatriadi sebagai Kepala BPBD, Rizalul Fikri sebagai Kepala BKPSDMD, Misman sebagai Kepala DPPKB, Poppy Isnaini sebagai Kepala BPKAD, Iper Riyansuni sebagai Kepala Satpol PP, serta M. Wildan Murtadho sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Di sisi lain, tantangan awal tahun juga datang dari sektor ekonomi. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi mencatat inflasi pada Desember 2025 sebesar 0,62 persen secara bulanan, dengan inflasi year to date mencapai 3,71 persen. Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo menyebut kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran menjadi pemicu utama.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi OPD yang baru di lantik. Stabilitas harga, daya beli masyarakat, dan kualitas layanan publik kini berada di bawah sorotan. Tahun 2026 pun menjadi ujian awal bagi soliditas tim birokrasi Pemkot Jambi.(Tim)









