KLIKINAJA – Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung penting bagi Triumph Motorcycles. Pabrikan asal Inggris itu resmi memperkenalkan dua model 400 cc yang selama ini dinanti pasar Indonesia, yakni Triumph Speed 400 dan Triumph Scrambler 400 X.
Peluncuran ini menjawab rasa penasaran penggemar motor Eropa yang menginginkan moge Triumph dengan harga lebih ramah. Kedua motor tersebut kini menjadi model dengan kapasitas mesin paling kecil sekaligus paling terjangkau dalam jajaran resmi Triumph di Tanah Air.
Momentum IIMS 2026 dipilih bukan tanpa alasan. Pameran otomotif tahunan itu selalu menjadi barometer tren dan daya beli pasar roda dua premium. Dengan memperkenalkan lini 400 cc, Triumph seolah memberi sinyal bahwa pasar Indonesia di nilai matang untuk segmen modern classic kelas menengah.
Platform Baru 400cc, Performa Tetap Khas Inggris
Speed 400 dan Scrambler 400 X berdiri di atas platform mesin terbaru Triumph. Keduanya mengusung mesin satu silinder 398 cc, DOHC, 4 katup, berpendingin cairan.
Output tenaganya mencapai sekitar 40 PS pada 8.000 rpm, dengan torsi puncak 37,5 Nm di 6.500 rpm. Transmisi 6-percepatan sudah di lengkapi assist dan slipper clutch, membuat perpindahan gigi lebih halus sekaligus aman saat deselerasi agresif.
Karakter mesin di setel untuk kebutuhan harian. Respons di putaran bawah terasa padat, sementara tenaga menengah cukup kuat untuk perjalanan luar kota. Kombinasi ini membuatnya ramah bagi pengendara yang baru naik kelas ke moge, namun tetap menyenangkan bagi rider berpengalaman.
Dari sisi fitur keselamatan, Triumph menyematkan ABS dual-channel dan traction control yang bisa di nonaktifkan. Standar ini menunjukkan bahwa meski berada di kelas entry-level, aspek keamanan tetap di perhatikan serius.
Dua Karakter Berbeda: Roadster Elegan dan Scrambler Petualang
Triumph Speed 400 tampil sebagai roadster modern klasik. Desainnya ringkas, dengan lampu depan bulat LED dan panel instrumen analog-digital yang mempertahankan sentuhan retro. Suspensi depan upside-down 43 mm dan monoshock belakang menopang handling yang stabil.
Tinggi jok sekitar 790 mm membuatnya relatif bersahabat bagi postur pengendara Indonesia. Motor ini terasa ideal untuk mobilitas perkotaan, riding santai akhir pekan, hingga touring jarak menengah.
Berbeda dengan itu, Scrambler 400 X hadir dengan pendekatan lebih eksploratif. Suspensinya memiliki travel lebih panjang, ground clearance lebih tinggi, serta penggunaan ban dual purpose. Setang lebih lebar dan posisi duduk tegak memperkuat aura petualang.
Tinggi joknya sekitar 835 mm, memberikan visibilitas lebih baik saat melibas jalan tidak rata. Model ini menyasar pengendara yang ingin motor klasik, namun tetap siap diajak menjelajah jalur semi off-road ringan.
Langkah Triumph menghadirkan dua varian dengan karakter berbeda memperluas pilihan konsumen. Penggemar gaya urban bisa memilih Speed 400, sementara penyuka touring dan jalur alternatif dapat melirik Scrambler 400 X.
Di tengah persaingan motor 400 cc yang makin ramai, kehadiran dua model ini berpotensi memperkuat citra Triumph sebagai brand premium yang kini lebih mudah dijangkau. Bagi calon pembeli moge pertama, lini 400 cc ini bisa menjadi pintu masuk paling realistis untuk merasakan sensasi berkendara khas pabrikan Inggris tersebut.(Tim)









