Banjir Bandang Terjang Kerinci dan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir genangi ruas jalan Lubuk Suli, Depati Tujuh, Kamis (27/11/2025).

Banjir genangi ruas jalan Lubuk Suli, Depati Tujuh, Kamis (27/11/2025).

BKLIKINAJA, KERINCI – Curah hujan yang tidak berhenti sejak Rabu malam mengakibatkan dua wilayah di Provinsi Jambi – Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh – kembali dilanda banjir bandang pada Kamis pagi. Debit air sungai meningkat tajam, memicu luapan yang langsung mengalir ke kawasan pemukiman tanpa memberikan waktu banyak bagi warga untuk mengantisipasi.

Peristiwa itu dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Beberapa warga menyebut air datang secara mendadak, hanya dalam hitungan menit setelah hujan mencapai puncaknya. Kondisi tersebut membuat sebagian besar penduduk terpaksa meninggalkan barang-barang mereka dan fokus mencari tempat aman yang berada di dataran lebih tinggi.

Aan, salah seorang warga Depati Tujuh, menuturkan bahwa banjir kali ini melanda beberapa titik penting di Kabupaten Kerinci. Desa-desa di Kecamatan Depati Tujuh, Air Hangat, hingga Siulak menjadi lokasi yang paling cepat terendam.

Baca Juga :  Rahmat Berjuang Lawan Penyakit Paru, Keluarga Harap Donasi

“Penyebab utama banjir adalah meluapnya Sungai Batang Merao setelah debit airnya naik secara ekstrem dalam waktu singkat,”ujarnya.

Menurutnya, pola hujan yang terus-menerus sejak malam hari memperburuk situasi karena tanah di sekitar aliran sungai sudah tidak mampu lagi menyerap air.

Sementara itu, kondisi serupa juga dialami warga Kota Sungai Penuh. Banjir bandang dilaporkan menerjang beberapa kawasan di Kecamatan Hamparan Rawang. Ari, seorang warga yang rumahnya berada tak jauh dari bantaran sungai, mengatakan bahwa air tiba dengan cepat dan langsung merendam rumah-rumah warga.

Ia menyebutkan, ketinggian air bervariasi namun cukup mengganggu aktivitas masyarakat. “Sejumlah jalan utama tidak dapat dilalui karena genangan semakin melebar, memaksa pengendara memutar arah atau menghentikan perjalanan mereka,” katanya.

Baca Juga :  Nintendo Switch 2 Resmi Hadir: Spesifikasi Lengkap, Fitur Unggulan dan Harga Global

Pemerintah daerah diminta bergerak cepat menanggulangi dampak banjir, terutama karena Kerinci dan Sungai Penuh termasuk daerah dengan risiko tinggi saat musim hujan. Banyak warga berharap ada langkah antisipatif seperti pembersihan aliran sungai, perbaikan tanggul, serta peringatan dini yang lebih efektif.

BMKG sebelumnya telah mengingatkan bahwa curah hujan berpotensi tinggi di wilayah Jambi dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan atau tanah longsor, terutama di daerah yang dekat sungai dan berada di lereng perbukitan.(Dea)

Berita Terkait

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya
Harga Cabai dan Ayam Kerinci Melonjak Tajam Jelang Nataru
Gagal Ginjal Diderita Kariati, Kondisi Kian Memburuk dan Butuh Donasi
Guru Keluhkan Pungli, Bupati Monadi Dianggap Tutup Mata
Penyidik Kejari Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dana Desa Batang Merangin
Viral, Beredar Video Remaja Kerinci Diduga Membawa Sajam di Jalan Umum
Banjir dan Longsor di Kerinci, Ini Jumlah Rumah dan Warga yang Terdampak
Jalan PSU Batang Sangir Diduga Bermasalah, Warga Pertanyakan Mutu Pekerjaan

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 15:56 WIB

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 November 2025 - 11:32 WIB

Harga Cabai dan Ayam Kerinci Melonjak Tajam Jelang Nataru

Sabtu, 29 November 2025 - 19:00 WIB

Gagal Ginjal Diderita Kariati, Kondisi Kian Memburuk dan Butuh Donasi

Sabtu, 29 November 2025 - 09:26 WIB

Guru Keluhkan Pungli, Bupati Monadi Dianggap Tutup Mata

Sabtu, 29 November 2025 - 08:48 WIB

Penyidik Kejari Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dana Desa Batang Merangin

Berita Terbaru

Tanjabbar

503 Pelajar Tanjabbar Dapat Bantuan Dumisake Pendidikan 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:18 WIB

Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (ANTAM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025)

Finansial

Harga Emas Menguat Sepanjang Pekan, Ini Rinciannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 17:00 WIB

Kerinci

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:56 WIB