KLIKINAJA – Belakangan, banyak warganet membagikan tautan “DANA Kaget” yang menggiurkan: saldo besar, pencairan instan, tanpa syarat, cukup klik dan modal jempol. Tren ini memicu penasaran banyak orang, namun di baliknya terdapat risiko keamanan serius.
Pihak DANA menegaskan, klaim saldo hanya bisa di lakukan melalui aplikasi resmi. Jika link yang dibagikan berasal dari domain lain, sebaiknya diabaikan. Mengakses tautan palsu berpotensi menimbulkan pencurian data, termasuk PIN atau informasi pribadi.
Ahli keamanan digital menyarankan, jangan pernah memasukkan PIN atau data sensitif di luar aplikasi DANA. Jika link meminta kode PIN untuk “verifikasi pencairan,” itu sudah jelas modus penipuan. Selain itu, perhatikan akun yang membagikan tautan. Akun baru, postingan minim, atau klaim “bagi-bagi saldo” patut di curigai sebagai akun penipu.
Modus lain yang kerap muncul adalah meminta login media sosial sebelum saldo cair. Tindakan ini termasuk phishing, dengan tujuan mencuri akun Facebook, Google, atau layanan lain. Pengguna juga di imbau tidak mengunduh APK dari link hadiah, karena aplikasi palsu bisa membahayakan data pribadi.
“DANA Kaget asli tidak pernah meminta biaya admin, deposit, atau top-up terlebih dahulu. Hadiah selalu tanpa modal,” jelas sumber resmi DANA. Jika diminta membayar sebelum klaim, itu sudah pasti penipuan.
Untuk melindungi akun, selalu aktifkan fitur keamanan di aplikasi DANA, seperti PIN, verifikasi wajah, dan nomor telepon yang aktif. Dengan langkah sederhana ini, pengguna bisa tetap aman meski tidak sengaja mengklik tautan mencurigakan.
Fenomena ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital sebelum mengikuti tren online. Memahami cara kerja link resmi dan menghindari tautan mencurigakan bisa mencegah kerugian finansial maupun kebocoran data pribadi.
Pengguna DANA harus selektif dalam mengakses tautan “DANA Kaget”. Selalu pastikan sumber resmi, aktifkan fitur keamanan, dan jangan mudah tergoda janji saldo instan agar transaksi tetap aman.(Tim)









