KLIKINANJA, SAROLANGUN – Upaya memperkuat keamanan internal terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun. Pada pekan ini, petugas kembali melakukan inspeksi menyeluruh di blok hunian WBP. Razia tersebut menjadi bagian dari langkah rutin yang telah dijalankan secara terpadu oleh Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) bersama Seksi Keamanan dan Ketertiban.
Pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya guna meminimalkan peluang adanya penyembunyian barang ilegal. Setiap kamar diperiksa satu per satu, mulai dari area tidur, loker pribadi, kamar mandi, hingga sudut ruangan yang berpotensi dimanfaatkan untuk menyembunyikan benda berbahaya. Pendekatan ini dianggap penting untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
Kepala KPLP, Muslihul Harahap, menegaskan bahwa pengawasan rutin merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan terkendali. Ia menyebut bahwa koordinasi antara unit pengamanan dan seksi ketertiban diperkuat agar seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dapat berjalan optimal.
“Setiap langkah pengawasan kami rancang untuk mempersempit ruang terjadinya pelanggaran. Sinergi antarpetugas menjadi kunci agar lapas tetap berada dalam kondisi aman,” ujarnya menekankan pentingnya pemeriksaan berkala.
Anton, salah satu anggota regu pengamanan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa razia berlangsung lancar tanpa resistensi dari WBP. Menurutnya, profesionalitas tetap dijaga selama proses pemeriksaan agar hak-hak para penghuni lapas tidak terabaikan.
“Kami memeriksa seluruh bagian blok dengan teliti. Semua hasil pemeriksaan dicatat sebagai bahan laporan dan evaluasi, sehingga setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan kali ini menunjukkan bahwa tidak ada barang terlarang yang ditemukan. Blok hunian tercatat dalam kondisi aman, tertib, dan sesuai standar keamanan yang telah ditetapkan. Situasi ini sekaligus menegaskan bahwa intensifikasi pengawasan yang dilakukan Lapas Sarolangun memberikan efek positif terhadap kedisiplinan warga binaan.
Pihak lapas memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan, baik dalam bentuk razia rutin maupun pemeriksaan insidentil. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan sekaligus mencegah masuknya barang yang berpotensi mengancam keselamatan penghuni lapas maupun petugas.
Dengan semakin ketatnya pengawasan, Lapas Sarolangun berharap lingkungan pemasyarakatan dapat tetap kondusif. Petugas menilai bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting bagi keberhasilan program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan. Kegiatan pemeriksaan menyeluruh pun akan terus dikembangkan dengan metode yang lebih efektif seiring kebutuhan di lapangan.(Dea)









