Menelusuri 247 Desa Wisata Bali yang Kaya Tradisi dan Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menelusuri 247 Desa Wisata Bali yang Kaya Tradisi dan Budaya (Foto: Dokumentasi: kemenparekraf.go.id)

Menelusuri 247 Desa Wisata Bali yang Kaya Tradisi dan Budaya (Foto: Dokumentasi: kemenparekraf.go.id)

Klikinaja, Denpasar – Pulau Dewata tak hanya dikenal lewat pantai dan lanskap alamnya yang indan dan memukau saja, tetapi juga melalui 247 desa wisata yang tersebar di berbagai penjuru Bali. Masing-masing desa menyuguhkan keunikannya tersendiri, menjadikan kunjungan ke setiap desa sebagai pengalaman yang berbeda, berkesan dan tak terlupakan.

Salah satu contoh desa wisata yang telah dikenal luas adalah Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli. Desa ini mempertahankan konsep berbasis masyarakat dan selaras dengan alam, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkom Dewi) Provinsi Bali, I Made Mendra, menegaskan bahwa desa wisata memiliki peran penting dalam mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata desa tidak boleh menggerus adat dan kebiasaan masyarakat yang menjadi identitas utama desa tersebut.

Baca Juga :  7 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat ke Sofifi

“Bali adalah destinasi yang tidak tergantikan. Wisatawan datang ke sini bukan hanya untuk melihat pemandangan, tetapi mencari pengalaman yang otentik,” ungkap Mendra dalam sebuah dialog di Denpasar, Sabtu (10/5/2025).

Ia menambahkan, daya tarik Bali tak lepas dari kekayaan tradisi dan budaya yang masih terjaga dengan baik hingga kini. Hal ini membuat banyak wisatawan tertarik untuk mengenal dan memahami kearifan lokal yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.

Senada dengan Mendra, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bali, Nengah Moneng, juga menyoroti karakter khas dari setiap desa wisata yang mampu menarik minat wisatawan. Menurutnya, kekuatan desa-desa wisata terletak pada kelestarian adat dan budaya lokal yang tetap terjaga meski pariwisata terus berkembang.

Baca Juga :  Subhi Atlet Jambi Persembahkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025 Thailand

“Desa Penglipuran menjadi contoh nyata bagaimana sebuah destinasi wisata tetap bisa mempertahankan jati diri budaya lokalnya. Meskipun populer, desa ini tetap menjaga struktur sosial, lingkungan, serta nilai-nilai budayanya,” ujar Moneng.

Dengan pendekatan yang berbasis masyarakat dan berwawasan lingkungan, desa wisata di Bali terus menjadi destinasi unggulan yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh hati para pengunjung melalui nilai-nilai lokal yang autentik. (Wd)

Berita Terkait

Danau Kaco Kerinci Ditutup, Pemuda dan Masyarakat Bergerak Selamatkan Alam
Danau Kaco Kerinci Ditutup Sementara, Fokus Perbaikan Akses dan Konservasi Alam
Selama Libur Nataru 2026, Ribuan Pendaki Padati Gunung Kerinci dan Gunung Tujuh
Nekat Demi Foto, Aksi Pendaki di Kawah Gunung Kerinci Bikin Ngeri
Gunung Kunyit Punya Dua Kawah dan Taman Dewa yang Memukau
Kebun Teh Raksasa di Kaki Gunung Kerinci, Salah Satu yang Terluas di Dunia
Indonesia Dinobatkan Jadi Destinasi Island Hopping Terbaik Dunia
8 Objek Wisata Kerinci yang Wajib Dikunjungi pada Hari Libur
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Danau Kaco Kerinci Ditutup, Pemuda dan Masyarakat Bergerak Selamatkan Alam

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:00 WIB

Danau Kaco Kerinci Ditutup Sementara, Fokus Perbaikan Akses dan Konservasi Alam

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:00 WIB

Selama Libur Nataru 2026, Ribuan Pendaki Padati Gunung Kerinci dan Gunung Tujuh

Senin, 29 Desember 2025 - 08:00 WIB

Nekat Demi Foto, Aksi Pendaki di Kawah Gunung Kerinci Bikin Ngeri

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:00 WIB

Gunung Kunyit Punya Dua Kawah dan Taman Dewa yang Memukau

Berita Terbaru