Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Kerinci Masuki Batas Akhir

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINANJA, KERINCI – UPTD Samsat Kerinci kembali mengimbau warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk tidak menunda pembayaran pajak kendaraan. Pengingat ini disampaikan seiring berakhirnya program pemutihan pajak yang masih diberikan Pemerintah Provinsi Jambi hingga 20 Desember mendatang.

Kepala UPTD Samsat Kerinci, Indra Gunawan, mengatakan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak berperan besar terhadap keberlangsungan pembangunan di daerah. Menurutnya, kesempatan pemutihan yang meliputi penghapusan denda dan sejumlah keringanan administrasi menjadi peluang penting bagi warga untuk menyelesaikan kewajiban tanpa beban tambahan.

Ia menekankan bahwa layanan di Samsat Kerinci telah disiapkan untuk mempermudah proses pembayaran. “Kita mengajak masyarakat segera memanfaatkan fasilitas pemutihan sebelum waktu program berakhir agar pengurusan pajak dapat dilakukan dengan cepat dan nyaman,” katanya.

Dampak Langsung pada Pendapatan Daerah

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Beri Penghargaan Tokoh Kerinci Amrunas Hadis, Dorong Program MBG

Indra menjelaskan bahwa membayar pajak tepat waktu bukan hanya soal ketaatan pada peraturan, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi daerah. Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kemudian dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan program pemerintah lainnya.

Menurutnya, setiap warga yang menunaikan kewajibannya turut memberi kontribusi bagi peningkatan kualitas layanan masyarakat. Karena itu, momentum pemutihan diharapkan mampu mendorong kesadaran wajib pajak agar tidak menunggu hingga terkena sanksi atau denda.

Samsat Perkuat Pelayanan di Akhir Masa Program

Menjelang penutupan program pemutihan, Samsat Kerinci disebut telah menambah kesiapan layanan agar tidak terjadi penumpukan warga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan terakhir tetap mendapatkan proses cepat dan tertib.

Baca Juga :  Apotek Semurup Resmi Hadir, Perkuat Layanan Kesehatan Warga Kerinci

Ia juga mengingatkan bahwa menunda pembayaran pajak dapat berdampak pada tingginya akumulasi denda serta menyulitkan pengurusan kendaraan di kemudian hari. Dengan adanya pemutihan, hambatan tersebut dapat teratasi sekaligus membantu pemerintah memperoleh pendapatan daerah yang lebih optimal.

Harapan Meningkatnya Kesadaran Wajib Pajak

Indra menyampaikan harapannya agar masyarakat tidak melewatkan kesempatan yang tinggal beberapa hari lagi. Program pemutihan dianggap efektif mendorong kepatuhan, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan PAD di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Semakin besar partisipasi warga, semakin kuat pula kapasitas pembangunan daerah,” ujarnya.

Program pemutihan pajak kendaraan menjadi peluang penting bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban tanpa denda tambahan. Dengan layanan yang semakin ditingkatkan, UPTD Samsat Kerinci berharap kesadaran wajib pajak terus membaik dan kontribusi terhadap pembangunan daerah semakin meningkat.(Dea)

Berita Terkait

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya
Harga Cabai dan Ayam Kerinci Melonjak Tajam Jelang Nataru
Gagal Ginjal Diderita Kariati, Kondisi Kian Memburuk dan Butuh Donasi
Guru Keluhkan Pungli, Bupati Monadi Dianggap Tutup Mata
Penyidik Kejari Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dana Desa Batang Merangin
Viral, Beredar Video Remaja Kerinci Diduga Membawa Sajam di Jalan Umum
Banjir dan Longsor di Kerinci, Ini Jumlah Rumah dan Warga yang Terdampak
Jalan PSU Batang Sangir Diduga Bermasalah, Warga Pertanyakan Mutu Pekerjaan

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 15:56 WIB

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 November 2025 - 11:32 WIB

Harga Cabai dan Ayam Kerinci Melonjak Tajam Jelang Nataru

Sabtu, 29 November 2025 - 19:00 WIB

Gagal Ginjal Diderita Kariati, Kondisi Kian Memburuk dan Butuh Donasi

Sabtu, 29 November 2025 - 09:26 WIB

Guru Keluhkan Pungli, Bupati Monadi Dianggap Tutup Mata

Sabtu, 29 November 2025 - 08:48 WIB

Penyidik Kejari Geledah Dua Lokasi Terkait Kasus Dana Desa Batang Merangin

Berita Terbaru

Tanjabbar

503 Pelajar Tanjabbar Dapat Bantuan Dumisake Pendidikan 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:18 WIB

Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (ANTAM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025)

Finansial

Harga Emas Menguat Sepanjang Pekan, Ini Rinciannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 17:00 WIB

Kerinci

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:56 WIB