Pengawasan Anggaran Muarojambi Diperketat untuk Cegah Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muarojambi, Dr. H. Bambang Bayu Suseno,

Bupati Muarojambi, Dr. H. Bambang Bayu Suseno,

KLIKINAJA, MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muarojambi memperkuat sistem pengawasan anggaran pembangunan sebagai langkah strategis untuk mencegah korupsi dan meningkatkan akuntabilitas. Kebijakan ini kembali ditekankan dalam rapat evaluasi Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang digelar di Kantor Dinas PPKB, belum lama ini.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Bupati Muarojambi, Dr. H. Bambang Bayu Suseno, dan dihadiri Sekda serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam forum itu, pemerintah daerah menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap disiplin pengelolaan keuangan agar setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Fokus pada Penguatan Sistem Pengawasan

MCSP merupakan sistem yang dikembangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau efektivitas upaya pencegahan korupsi di daerah. Melalui mekanisme ini, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi titik rawan penyimpangan dan memastikan perbaikan tata kelola dilakukan secara berkelanjutan.

Bupati Bambang menilai penguatan MCSP tidak sekadar untuk memenuhi penilaian KPK, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang bersih. Ia menegaskan bahwa komitmen pencegahan harus muncul dari seluruh jajaran, bukan hanya pejabat struktural.

Baca Juga :  Puluhan Pelajar di Muaro Jambi Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG Sekolah

“Jika pengawasan tidak diperketat, celah penyimpangan selalu terbuka. Karena itu capaian MCSP harus ditingkatkan setiap tahun agar mekanisme pencegahan benar-benar berjalan,” ujar Bambang dalam rapat tersebut.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan anggaran yang transparan adalah syarat utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program Prioritas dan Tantangan Tata Kelola

Dalam periode 2025–2029, Pemkab Muarojambi telah menegaskan visi pembangunan “Berbakti untuk terwujudnya Muaro Jambi Berkeadilan, Berakhlak, Maju serta Unggul di Bidang Pertanian, Industri dan Pariwisata”. Visi ini diterjemahkan ke dalam 12 program prioritas dengan total 81 agenda pembangunan lintas sektor.

Beberapa program unggulan meliputi Muarojambi Cerdas (pendidikan), Muarojambi Sehat (kesehatan), Muarojambi Berdaulat Pangan, Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Gema Desa), Program Investasi dan Lapangan Kerja, serta Muarojambi Lestari untuk sektor lingkungan hidup.

Seluruh program ini menuntut pengelolaan anggaran yang berpihak pada kebutuhan publik serta terbebas dari konflik kepentingan. Pemerintah daerah menyadari bahwa beban pengawasan akan semakin tinggi seiring banyaknya program dan nilai anggaran yang terus meningkat.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Dinas Plt Gubernur Riau, Ini Kasusnya

Mendorong Transparansi Melalui MCSP

Pemkab Muarojambi menargetkan penerapan MCSP dapat memperkuat koordinasi antar-OPD sekaligus menjadi rujukan dalam pemetaan risiko korupsi. Proses Monitoring, Controlling, dan Surveillance akan dipakai untuk menilai konsistensi setiap perangkat daerah dalam menyampaikan laporan, mengikuti prosedur, dan menjalankan rekomendasi perbaikan.

Penguatan pengawasan juga diharapkan mendorong pola kerja yang lebih terbuka, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa, penyaluran bantuan sosial, serta pengelolaan aset daerah. Pemerintah menilai langkah ini penting agar publik dapat menilai transparansi tanpa harus menunggu temuan dari aparat penegak hukum.

Penguatan MCSP menjadi langkah strategis Pemkab Muarojambi untuk memastikan pembangunan lima tahun ke depan berjalan tanpa penyimpangan. Dengan disiplin tata kelola yang lebih baik, pemerintah daerah berharap kepercayaan publik meningkat dan sasaran pembangunan dapat tercapai lebih efektif.(Dea)

Berita Terkait

Baznas Muaro Jambi Salurkan Bantuan untuk 169 PPPK Paruh Waktu dan Petugas Kebersihan
Kekurangan SDM, Pemkab Muaro Jambi Sewa Konsultan Rp28 Juta untuk Susun LKPJ 2025
74 Persen Jalan Kabupaten Muaro Jambi Belum Mantap, PUPR Siapkan Workshop Perbaikan
Jelang Lebaran, Gaji Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Dibayar
Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi 2025 Melambat, Sektor Konstruksi Terpukul
40 Persen Sekolah Rusak, Pemkab Muaro Jambi Ajukan Revitalisasi 120 Unit
Zakat Fitrah Muaro Jambi 2026 Resmi Naik, Ini Rinciannya
Satpol PP Muaro Jambi Razia Rumah Makan Buka Siang Saat Ramadan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 14:00 WIB

Baznas Muaro Jambi Salurkan Bantuan untuk 169 PPPK Paruh Waktu dan Petugas Kebersihan

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:00 WIB

Kekurangan SDM, Pemkab Muaro Jambi Sewa Konsultan Rp28 Juta untuk Susun LKPJ 2025

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:00 WIB

74 Persen Jalan Kabupaten Muaro Jambi Belum Mantap, PUPR Siapkan Workshop Perbaikan

Senin, 9 Maret 2026 - 09:00 WIB

Jelang Lebaran, Gaji Perangkat Desa di Muaro Jambi Belum Dibayar

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi 2025 Melambat, Sektor Konstruksi Terpukul

Berita Terbaru

Kesehatan

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Sabtu, 21 Mar 2026 - 13:00 WIB

Bisnis

Harga Emas Antam 21 Maret 2026 Stabil di Rp2,89 Juta

Sabtu, 21 Mar 2026 - 12:00 WIB