KLIKINAJA, SAROLANGUN – Siapa yang akhirnya akan mengisi kursi Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun masih menjadi sorotan. Setelah melewati seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Panitia Seleksi (Pansel) telah menetapkan tiga nama dengan nilai tertinggi. Berkas ketiga kandidat itu juga telah disampaikan kepada Bupati Sarolangun, Hurmin, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian.
Hurmin mengonfirmasi bahwa dokumen hasil seleksi sudah berada di mejanya. Namun, ia belum menjatuhkan pilihan. Menurutnya, pengumuman nama Sekda tidak bisa dilakukan tergesa-gesa karena menyangkut posisi strategis yang akan menentukan arah birokrasi daerah.
“Alhamdulillah proses seleksi berjalan lancar dan tiga besar sudah ditetapkan. Untuk siapa yang akan dipilih, nanti akan diumumkan pada waktunya,” ujar Hurmin. Ia menegaskan bahwa informasi nama-nama tersebut sementara masih dirahasiakan hingga kajian final selesai.
Bupati menilai, tahapan berikutnya memerlukan penelusuran lebih rinci terhadap rekam jejak masing-masing kandidat. Aspek kompetensi kepemimpinan, prestasi kerja, dan integritas menjadi bagian penting dari pertimbangan sebelum keputusan resmi dibuat.
“Kami menghargai kerja tim pansel. Sekarang tugas kami mempelajari lebih jauh siapa yang paling layak. Sabar saja, nanti akan terlihat siapa yang terbaik,” tambahnya.
Proses seleksi jabatan Sekda Sarolangun memang menjadi perhatian, mengingat posisi ini berperan penting dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah. Sekda tidak hanya bertugas mengoordinasikan perangkat daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam implementasi kebijakan dan program prioritas.
Sumber internal pemerintahan menyebut bahwa ketiga nama yang masuk dalam daftar akhir memiliki latar belakang kinerja yang baik. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Bupati sebagai PPK. Mekanisme ini sesuai aturan yang mengatur bahwa kepala daerah memiliki kewenangan memilih satu nama dari tiga kandidat yang direkomendasikan tim seleksi.
Proses ini juga diharapkan berjalan transparan dan menghasilkan sosok yang mampu menjaga stabilitas birokrasi, terlebih Sarolangun tengah mendorong sejumlah agenda pembangunan yang memerlukan koordinasi lintas dinas. Pemerintah daerah turut memastikan bahwa penetapan Sekda baru nantinya akan mengacu pada prinsip meritokrasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada sinyal kapan pengumuman resmi akan disampaikan. Pemerintah Kabupaten Sarolangun menegaskan akan memberikan informasi kepada publik segera setelah seluruh pertimbangan selesai dirumuskan.
Keputusan akhir terkait siapa yang akan menduduki jabatan Sekda Sarolangun kini berada pada tahap kajian mendalam oleh Bupati Hurmin. Publik diharapkan menunggu pengumuman resmi yang diklaim akan disampaikan dalam waktu dekat.(Tim)









