TikTok Kuasai Tokopedia, UMKM Makin Cuan atau Cuma Jadi Penonton?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TikTok Kuasai Tokopedia, UMKM Makin Cuan atau Cuma Jadi Penonton? (Ilustrasi: Pixabay)

TikTok Kuasai Tokopedia, UMKM Makin Cuan atau Cuma Jadi Penonton? (Ilustrasi: Pixabay)

Klikinaja – Setelah resmi mengakuisisi mayoritas saham Tokopedia, kini TikTok langsung tancap gas. Fitur belanja yang dulunya sempat dilarang,namun kini balik lagi, tapi dengan baju baru, transaksi lewat Tokopedia. Bagi kamu pelaku UMKM, ini sepertinya menjadi angin segar di tengah persaingan digital yang makin menggila.

Tapi, tunggu dulu…
Apakah ini memang benar-benar kabar baik atau cuma bumbu manis buat “gig economy” yang makin dikendalikan oleh algoritma besar?

Promosi Makin Mudah, Tapi Persaingan Makin Gila

Kombinasi TikTok dan Tokopedia itu kayak nyatuin panggung hiburan sama toko besar. Kamu bisa upload video lucu sambil jualan kaos, dan langsung muncul di beranda orang-orang yang emang suka nonton konten kayak gitu.

✅ Konten promosi langsung nyambung ke keranjang belanja.
✅ Algoritma bantu dorong konten ke target market.
✅ Gak perlu pusing soal sistem transaksi dan pengiriman.

Tapi, masalahnya… semua orang bisa ngelakuin hal yang sama.
Bayangin ratusan ribu seller bersaing dalam satu halaman FYP. Kalau kamu gak punya modal buat iklan atau skill konten yang ciamik, bisa-bisa produkmu akan tenggelam tanpa jejak.

Baca Juga :  Kode Redeem FF & FF Max 19 Oktober 2025, Dapatkan Skin Langka dan Diamond Gratis!

Penjual Kecil Bisa Keok Sama Brand Besar?

Inilah kekhawatiran terbesar setelah akuisisi ini, UMKM bisa kalah telak sama brand besar yang punya tim digital marketing lengkap.
Mereka bisa bayar influencer, bisa push konten terus-terusan, dan paham banget cara main algoritma TikTok.

Sementara banyak penjual kecil masih struggling ngedit video lewat HP seadanya.
Akhirnya?
Yang rame-rame jualan, tapi yang laris tetap itu-itu aja.

Perlu Aturan Main yang Adil

KPPU dan pemerintah udah buka suara soal ini. Mereka janji bakal ngawasin terus biar gak terjadi monopoli digital. Tapi pertanyaannya: secepat apa pengawasan itu dilakukan?

Bayangkan jika algoritma TikTok lebih prioritasin produk dari seller tertentu yang punya kerja sama khusus. UMKM yang gak punya akses itu bisa jadi cuma penonton di pesta yang mereka sendiri gak diajak nikmatin.

Tips Biar UMKM Gak Ketinggalan Kereta

Nah, buat kamu yang jualan online, ini beberapa tips biar bisa tetap eksis di tengah arus besar akuisisi ini:

  1. Belajar Bikin Konten Menarik
    Video yang jujur, singkat, dan menyentuh emosi masih jadi senjata ampuh di TikTok.
  2. Optimalkan Judul & Hashtag
    Gunakan keyword yang tepat supaya algoritma bisa baca target kamu.
  3. Manfaatkan Kolaborasi
    Ajak influencer lokal atau micro-influencer buat bantu promosi.
  4. Gunakan Fitur Tokopedia Maksimal
    Pastikan kamu update katalog, kasih diskon menarik, dan aktif di fitur promo.
  5. Konsisten
    Jangan berhenti posting hanya karena views turun. Kadang algoritma butuh waktu buat “mengenal” akun kamu.
Baca Juga :  Riset Ungkap “123456” Masih Jadi Password Terpopuler di Dunia

Jadi, Ini Peluang atau Ancaman?

Jawabannya: dua-duanya.
Kalau kamu bisa adaptasi, belajar, dan manfaatkan momentum ini, akuisisi TikTok ke Tokopedia bisa jadi jalan pintas menuju omzet yang lebih besar. Tapi kalau cuma nunggu dan berharap algoritma kasihan, siap-siap jadi korban sistem.

Yang pasti, kita gak bisa berharap terlalu banyak dari regulasi.
Yang bisa kamu kendalikan? Strategimu sendiri.

TikTok bukan cuma tempat buat joget dan lipsync. Sekarang, dia udah jadi raksasa e-commerce yang siap ngatur siapa yang laris dan siapa yang kalah.
UMKM harus lebih gesit, cerdas, dan kreatif.
Karena di dunia digital, yang lambat bukan cuma ketinggalan tapi bisa dilibas habis.

(End)

 

Berita Terkait

Kode Redeem FF 23 Maret 2026 Terbaru, Klaim Skin dan Bundle Gratis
Kolaborasi PUBG Mobile dan Apollo Automobil Hadirkan Hypercar Premium
Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026 Rilis, Klaim Gems dan Pemain Gratis
27 Kode Redeem Free Fire 22 Maret 2026 Resmi Rilis, Ini Daftar dan Cara Klaimnya
Kode Redeem Free Fire 21 Maret 2026, Hadiah Bundle Langka di Momen Lebaran
Kode Redeem FC Mobile 21 Maret 2026, Klaim Gems Gratis
Kode Redeem FC Mobile Terbaru Maret 2026, Klaim Gems Gratis dan Hadiah Langka
Kode Redeem FF 20 Maret 2026 Terbaru, Klaim Skin dan Emote Gratis Hari Ini
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 16:00 WIB

Kode Redeem FF 23 Maret 2026 Terbaru, Klaim Skin dan Bundle Gratis

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:00 WIB

Kolaborasi PUBG Mobile dan Apollo Automobil Hadirkan Hypercar Premium

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:00 WIB

Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026 Rilis, Klaim Gems dan Pemain Gratis

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00 WIB

27 Kode Redeem Free Fire 22 Maret 2026 Resmi Rilis, Ini Daftar dan Cara Klaimnya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:00 WIB

Kode Redeem Free Fire 21 Maret 2026, Hadiah Bundle Langka di Momen Lebaran

Berita Terbaru

Nasional

Pemerintah Terapkan WFH ASN Usai Lebaran untuk Hemat BBM

Senin, 23 Mar 2026 - 13:00 WIB