Indosat Luncurkan Fitur Anti-Spam Canggih, Lindungi Pengguna dari Penipuan Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Foto: Dok. Indosat Ooredoo Hutchison

Ilustrasi fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Foto: Dok. Indosat Ooredoo Hutchison

KLIKINAJA, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkenalkan sistem keamanan digital terbaru melalui fitur anti-spam dan anti-scam untuk melindungi pelanggan IM3 dan Tri dari ancaman penipuan online yang kian marak.

Dalam upaya menciptakan ruang digital yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan inovasi perlindungan terbaru berbasis teknologi cerdas. Fitur tersebut hadir dalam dua bentuk, yaitu SATSPAM BASIC dan SATSPAM+ untuk pelanggan IM3, serta TRI AI: AntiSpam/Scam bagi pelanggan Tri.

Bilal Khazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa perusahaan terus berkomitmen menghadirkan pengalaman digital yang aman dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

“Kami ingin setiap pengguna, tanpa memandang usia, dapat menikmati konektivitas digital dengan rasa percaya diri. Melalui jaringan yang andal, produk yang terjangkau, serta perlindungan menyeluruh, kami berupaya menghadirkan pengalaman digital kelas dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Tembus Rp2,123 Juta per Gram

Fitur SATSPAM BASIC secara otomatis aktif bagi semua pelanggan IM3 prabayar yang memiliki paket data. Teknologi ini bekerja di latar belakang untuk memblokir pesan spam dan potensi ancaman tanpa perlu pengaturan manual dari pengguna.

Sementara itu, SATSPAM+ menawarkan tingkat keamanan lebih tinggi dengan kemampuan mendeteksi dan memblokir tautan berbahaya secara real-time. Pengguna dapat dengan mudah mengenali potensi ancaman melalui notifikasi yang muncul ketika sistem mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Untuk pelanggan Tri, sistem keamanan digital dikemas dalam bentuk TRI AI: AntiSpam/Scam. Teknologi ini menggunakan indikator warna sebagai panduan keamanan: toska untuk nomor aman, kuning untuk nomor tidak dikenal, dan merah untuk nomor berisiko tinggi. Pendekatan visual ini memudahkan pengguna mengenali tingkat keamanan setiap panggilan atau pesan yang masuk.

Selain meluncurkan fitur perlindungan tersebut, Indosat juga memperkuat program literasi digital bagi masyarakat. Melalui pendekatan Zero Trust, perusahaan mendorong pengguna agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan online, termasuk melalui tautan palsu, panggilan tidak dikenal, hingga pesan singkat yang mencurigakan.

Baca Juga :  Gunung Prau Tutup Total Dua Bulan, Pendakian Dibuka Lagi Maret 2026

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Indosat mendukung ekosistem digital nasional yang aman dan berkelanjutan. Dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, keamanan siber menjadi prioritas utama agar pelanggan dapat menjelajah dunia digital tanpa rasa khawatir.

“Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab operator, tetapi juga kesadaran bersama antara penyedia layanan dan pengguna,” tambah Bilal. “Karena itu, kami ingin memastikan setiap pelanggan memahami pentingnya berhati-hati saat berinteraksi di dunia maya.”

Melalui inovasi ini, Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan perannya sebagai salah satu penyedia layanan telekomunikasi yang proaktif menghadapi tantangan keamanan digital. Kehadiran fitur anti-spam dan anti-scam diharapkan mampu meminimalkan potensi kerugian akibat penipuan online sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital lokal.(Tim)

Berita Terkait

1.512 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Ini Penyebabnya
Wabup Rejang Lebong Dilepas dari Status Tersangka, Ini Penjelasan KPK
Prediksi Jadwal CPNS 2026, Pemerintah Siapkan Formasi untuk Fresh Graduate
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap Stabil
BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Media Sosial
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Komisioner 
Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Berlaku 2026
Stok BBM Nasional Dipastikan Aman Meski Gejolak Timur Tengah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:00 WIB

1.512 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Ini Penyebabnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Wabup Rejang Lebong Dilepas dari Status Tersangka, Ini Penjelasan KPK

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:00 WIB

Prediksi Jadwal CPNS 2026, Pemerintah Siapkan Formasi untuk Fresh Graduate

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap Stabil

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

BGN Wajibkan SPPG Unggah Menu MBG di Media Sosial

Berita Terbaru