Harga Cabai dan Ayam Kerinci Melonjak Tajam Jelang Nataru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi harga sembako untuk komoditas cabe merah di Kerinci Jambi

Ilustrasi harga sembako untuk komoditas cabe merah di Kerinci Jambi

KLIKINAJA, KERINCI – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, kenaikan harga komoditas pangan kembali terasa di Kabupaten Kerinci. Dua bahan pokok yang paling signifikan mengalami lonjakan adalah cabai dan ayam potong, yang berdampak langsung pada penjualan pasar dan daya beli masyarakat.

Para pedagang menyebut lonjakan harga ini sudah terasa sejak akhir November, dan semakin tinggi ketika memasuki periode persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pedagang pasar mengaku jumlah pembeli mulai menurun karena harga tidak lagi terjangkau sebagian warga. Sebagian pedagang bahkan melaporkan penurunan omzet hingga 25 persen dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa aktivitas perdagangan dapat semakin melemah apabila harga tidak segera stabil.

Di sisi lain, warga juga merasakan beban serupa. Naira, seorang ibu rumah tangga asal Kerinci, mengatakan harga ayam potong kini mencapai Rp50.000 per kilogram, padahal sebelumnya masih di kisaran Rp45.000. Kenaikan serupa terjadi pada cabai merah, yang melonjak dari sekitar Rp65.000 menjadi Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga :  Inflasi Bungo Tertinggi di Jambi Februari 2026, Tembus 6,46 Persen

“Naiknya harga tersebut membuat pengeluaran rumah tangga meningkat cukup tajam, terutama bagi keluarga yang rutin membeli bahan segar setiap hari,” katanya.

Kenaikan harga ayam diperkirakan terjadi akibat tingginya permintaan menjelang libur panjang dan tradisi konsumsi daging saat perayaan akhir tahun. Sebagian stok ayam juga disebut dialihkan ke kebutuhan program makan bergizi gratis yang membuat suplai untuk pasar umum berkurang. Situasi ini menyebabkan harga melonjak karena pasokan tidak seiring dengan kebutuhan konsumen.

Sementara itu, lonjakan harga cabai dipicu oleh penurunan hasil panen di sentra produksi. Curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir membuat tanaman cabai rentan membusuk sebelum dipanen. Banyak petani melaporkan gagal panen, sehingga distribusi cabai ke pasar menurun drastis. Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat pasokan belum dapat dipastikan akan pulih dalam waktu dekat.

Para pedagang berharap harga cabai dan ayam potong bisa kembali normal menjelang puncak liburan. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi pasar rakyat serta memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Jika kondisi terus berlanjut, dikhawatirkan daya beli masyarakat akan semakin melemah dan aktivitas perdagangan ikut melambat.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Sidak Pasar, Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan 1447 H

Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan langkah mitigasi, baik melalui pengawasan pasokan maupun intervensi harga jika diperlukan. Monitoring distribusi komoditas pangan dan dukungan terhadap petani melalui penanganan dampak cuaca ekstrem juga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar kenaikan harga tidak berlarut-larut.

Menjelang pergantian tahun, berbagai pihak kini menanti kebijakan penstabil harga. Baik pedagang maupun konsumen sepakat bahwa keseimbangan pasar harus segera dipulihkan agar kebutuhan pokok tetap terjangkau. Tanpa solusi, lonjakan harga dikhawatirkan dapat berdampak lebih luas pada ekonomi masyarakat dan kestabilan pasar tradisional di Kerinci.

Kenaikan harga cabai dan ayam di Kerinci menjadi peringatan penting bagi sektor pangan daerah. Koordinasi distribusi, pasokan, serta dukungan terhadap petani dinilai menjadi kunci agar gejolak harga tidak berkepanjangan.(Dea)

Berita Terkait

Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan
Jadwal Penerbangan Bandara Depati Parbo Kerinci Lebaran 2026, Ada Extra Flight
TPID Kerinci Sidak Harga Pangan di Pasar Jujun, Stok Dipastikan Aman
Layanan Kesehatan Lebaran 2026 di Kerinci Siaga Penuh 24 Jam
Pemkab Kerinci Aktifkan Satgas Sampah Jelang Lebaran 1447 H
Pemudik Diminta Waspada, Ini Jalur Rawan Longsor di Kerinci
DPRD Kerinci, Ingatkan Tarif Parkir di Objektif Wisata Kerinci Harus Sesuai Perda
Mobil Grand Max Masuk Jurang di Jalan Buntu Muara Emat, Diduga Bawa Pasokan MBG
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00 WIB

Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Jadwal Penerbangan Bandara Depati Parbo Kerinci Lebaran 2026, Ada Extra Flight

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:00 WIB

TPID Kerinci Sidak Harga Pangan di Pasar Jujun, Stok Dipastikan Aman

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:00 WIB

Layanan Kesehatan Lebaran 2026 di Kerinci Siaga Penuh 24 Jam

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:00 WIB

Pemkab Kerinci Aktifkan Satgas Sampah Jelang Lebaran 1447 H

Berita Terbaru

Bisnis

Link DANA Kaget Terbaru Hari Ini Viral, Begini Cara Klaimnya

Minggu, 22 Mar 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi

Daerah

Tarif Parkir Wisata Jambi Diminta Wajar Saat Libur Lebaran

Minggu, 22 Mar 2026 - 08:14 WIB