Heboh! Lansia di Kerinci Diculik, Emas Rp70 Juta Raib

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heboh! Lansia di Kerinci Diculik, Emas Rp70 Juta Raib (Foto: Google)

Heboh! Lansia di Kerinci Diculik, Emas Rp70 Juta Raib (Foto: Google)

Klikinaja, Kerinci – Warga Kabupaten Kerinci, Jambi, di guncang kabar mengejutkan. Seorang wanita lanjut usia bernama Ita (58), akrab di sapa Mak Ita, jadi korban penculikan sekaligus perampokan.

Kasus ini ramai dibicarakan setelah unggahan warganet viral di media sosial, Sabtu (4/10/2025).

Mak Ita awalnya sedang menjemur kain di depan rumahnya di Desa Sako Dua, Kecamatan Kayu Aro Barat, sekitar pukul 09.00 WIB. Tanpa di duga, empat orang tak di kenal datang menghampiri tiga laki-laki dan satu perempuan.

Korban kemudian di paksa masuk ke mobil dan di bawa menuju arah Bangko, Kabupaten Merangin. Selama perjalanan, ia di paksa tiarap di bawah jok mobil agar tak terlihat orang lain.

Baca Juga :  Satpol PP Muaro Jambi Razia Rumah Makan Buka Siang Saat Ramadan

Bukan hanya di culik, perhiasan emas milik Mak Ita yang nilainya di perkirakan mencapai Rp70 juta juga di gasak pelaku.

Kabar ini cepat menyebar setelah beberapa akun Facebook membagikan foto dan pesan pencarian keluarga korban.

Salah satu unggahan berbunyi, “Ada yang kenal ibu ini? Di culik dari Kayu Aro, di turunkan di Bangko. Emasnya di ambil. Mohon kabari keluarganya, namanya Ibuk Ita.”

Postingan itu langsung ramai di bagikan warganet hingga menjadi viral.

Kabar baiknya, Mak Ita di temukan selamat di sekitar Tugu Pedang, Bangko, pada Sabtu sore. Ia kemudian di jemput keluarga dan di bawa pulang ke Kerinci.

Meski begitu, pengalaman traumatis ini menambah catatan hitam maraknya kasus kriminal di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ngantuk di Jalan, Sopir Truk di Kerinci Tabrak Pohon dan Ketahuan Tak Punya SIM!

Dalam beberapa bulan terakhir, warga Kerinci melaporkan sejumlah kasus dengan pola mirip: korban di bujuk dengan modus bertanya atau meminta bantuan, lalu di bawa kabur bersama barang berharganya.

Mayoritas korban adalah ibu-ibu lansia, sehingga kasus ini memunculkan rasa was-was di kalangan masyarakat.

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera turun tangan. “Jangan sampai ada korban berikutnya. Polisi harus segera menangkap pelaku,” kata seorang warga.

Selain itu, warga juga meminta patroli di tingkatkan, terutama di kawasan rawan, demi memberikan rasa aman.

Kasus penculikan Mak Ita kini jadi peringatan serius bagi semua pihak, bahwa aksi kejahatan bisa menimpa siapa saja dan perlu penanganan ekstra dari pihak berwajib. (*)

Berita Terkait

Sidak Hari Pertama Kerja, Wabup Merangin Soroti Disiplin ASN
Pertemuan Kepala Daerah Jambi Barat Disorot, Arah Pilgub 2029 
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melonjak, Warga Soroti Distribusi
Sampah Lebaran di Kota Jambi Naik 10 Persen, DLH Tambah Armada
Program Penataan Kawasan Kumuh 2026, Tanjabtim Dapat Prioritas Pusat
Jalan Renah Pemetik Belum Diperbaiki, Warga Sindir Gubernur dan Bupati Monadi
BBM Subsidi Disedot PETI, Gubernur Jambi Ancam Tindak Tegas
128 Warga Binaan Rutan Sungai Penuh Terima Remisi Idul Fitri 2026, Didominasi Kasus Narkotika
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:00 WIB

Sidak Hari Pertama Kerja, Wabup Merangin Soroti Disiplin ASN

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:25 WIB

Pertemuan Kepala Daerah Jambi Barat Disorot, Arah Pilgub 2029 

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melonjak, Warga Soroti Distribusi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:00 WIB

Sampah Lebaran di Kota Jambi Naik 10 Persen, DLH Tambah Armada

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Program Penataan Kawasan Kumuh 2026, Tanjabtim Dapat Prioritas Pusat

Berita Terbaru