KLIKINAJA, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali merombak struktur pejabat administrator. Sebanyak 28 pejabat resmi dilantik Wakil Bupati Kerinci, Murison, dalam upacara yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci pada Selasa, 25 November 2025. Agenda tersebut menjadi langkah lanjutan Pemkab untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan turut disaksikan Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD, hingga para tamu undangan. Seluruh pejabat yang diangkat langsung mengucap sumpah jabatan sebagai tanda komitmen menjalankan tugas baru.
Pelantikan Bagian dari Penataan Birokrasi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Murison menekankan bahwa pengisian jabatan tersebut merupakan kebutuhan organisasi untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Ia menyebut rotasi dan promosi harus dipandang sebagai upaya memperkuat kinerja, bukan sekadar pergantian posisi.
Ia menegaskan, pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan bekerja lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Murison menyampaikan, “Pergantian jabatan ini dilakukan untuk menjawab dinamika organisasi. Saya berharap seluruh pejabat dapat menjaga integritas dan menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.” Ucapan tersebut menjadi penegasan bahwa Pemkab Kerinci menginginkan pelayanan lebih cepat, tepat, dan terukur.
Pengisian Jabatan Strategis di Kecamatan dan OPD
Sebagian besar pejabat yang dilantik mengisi kursi camat, sekretaris kecamatan, serta sekretaris dinas dan kepala bidang yang menangani sektor strategis. Pemkab Kerinci menilai penguatan di tingkat kecamatan sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.
Camat dan Sekretaris Camat
Beberapa jabatan kecamatan yang kini resmi diisi antara lain:
Maryazi sebagai Camat Danau Kerinci
Andi Putra sebagai Camat Bukit Kerman
Eli Mardiah sebagai Camat Sitinjau Laut
Sementara sejumlah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) yang dilantik antara lain Arles Safitri, Adrian, Khori Karyadi, Setiaweni, Merisal Hadi, Yogi Inata, Irawan Marzuki, dan Serigar untuk kecamatan-kecamatan berbeda.
Pengisian posisi ini diharapkan mempercepat koordinasi lintas sektor di daerah, terutama dalam pelayanan administrasi, kebencanaan, dan penguatan pembangunan desa.
Sekretaris Dinas/Badan
Pada tingkat dinas, lima pejabat resmi mengisi jabatan sekretaris, di antaranya:
Idiyalmi (Dispora)
Badri Ahmad (Dukcapil)
Ismail (Dinas Kesehatan)
Mifatul Jannah (Dinas Penanaman Modal)
Anita Ekawati (BPKAD)
Peran sekretaris dinas dinilai strategis dalam memastikan perencanaan, anggaran, dan pelaksanaan program berjalan konsisten.
Kepala Bagian dan Kepala Bidang
Beberapa jabatan struktural lain yang juga diisi pada pelantikan ini meliputi bagian administrasi pembangunan, perekonomian dan SDA, persidangan DPRD, hingga pengembangan destinasi wisata. D antaranya adalah:
Delfi Sofriafi – Kepala Administrasi Pembangunan Setda
Adrianto – Kabag Perekonomian dan SDA
Ciagus Sahroni – Kabag Persidangan dan Perundangan DPRD
Taufan Anggaran – Kabid BPBD
M. Yasin – Kabid Perhubungan
Candra – Kabid Pelayanan Kesehatan
Doni Primadona – Kabid Perkebunan
Para pejabat tersebut akan memegang peran penting dalam pengelolaan pembangunan, kesehatan, kepariwisataan, dan sektor pendapatan daerah.
Harapan Pemerintah Daerah
Setelah pelantikan, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas masing-masing dan membangun kolaborasi lintas sektor. Penataan kembali jabatan ini dianggap penting untuk mempercepat realisasi program daerah, terutama yang terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal.
Murison menegaskan, reformasi birokrasi tidak berhenti pada pelantikan saja, tetapi pada hasil kerja yang nyata di lapangan. Ia meminta semua pejabat menjaga disiplin, terbuka terhadap evaluasi, serta mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi warga Kerinci.
Pelantikan 28 pejabat administrator ini diharapkan menjadi energi baru bagi Pemkab Kerinci dalam menjalankan program pemerintahan. Dengan pengisian jabatan strategis di berbagai lini, Pemkab optimistis pelayanan publik ke depan dapat lebih optimal dan merata.(Dea)









