BMKG: Cuaca Jambi Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, JAMBI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai angin kencang yang diprakirakan terjadi dalam tiga hari ke depan di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi muncul secara mendadak dan berdampak pada aktivitas masyarakat.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih, yang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang signifikan.

Sejumlah Wilayah Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

BMKG mencatat adanya peningkatan aktivitas awan konvektif akibat tingginya kelembapan udara dan perlambatan angin di atmosfer. Kombinasi ini memicu potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di berbagai wilayah Jambi.

Daerah yang diperkirakan terdampak mencakup Kerinci, Sarolangun, Merangin, Batanghari, Muaro Jambi, Bungo, Tebo, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur. Cuaca ekstrem ini dapat terjadi terutama pada siang hingga malam hari, dengan kemungkinan disertai petir dan hembusan angin kencang.

Menurut Kurnia Ningsih, masyarakat perlu berhati-hati terhadap dampak hujan lebat yang berpotensi menyebabkan banjir, genangan permukaan jalan, hingga pergeseran tanah di wilayah rawan longsor.

Baca Juga :  Gedung UPTD BPTPH Jambi Hangus Terbakar, Petugas Damkar Sempat Terkendala Asap Pekat

“Angin kencang juga bisa muncul bersamaan dengan hujan deras, sehingga warga perlu mengamankan barang-barang di luar rumah dan menghindari tempat berisiko,” katanya.

Ancaman Angin Kencang Perlu Diwaspadai

Selain hujan lebat, BMKG menyoroti adanya potensi angin kencang di beberapa wilayah Jambi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas warga, terutama para pengendara motor, petani, hingga pelaku usaha di area terbuka.

Angin berkecepatan tinggi juga dapat memicu:

Pohon tumbang di area perkotaan maupun perdesaan.

Kerusakan ringan pada bangunan tidak permanen.

Gangguan perjalanan, termasuk peningkatan risiko kecelakaan akibat jarak pandang yang berkurang.

Gangguan aktivitas di perairan dan aliran sungai.

BMKG mengimbau warga untuk menjauhi pepohonan rindang, reklame besar, atau bangunan yang tampak rapuh ketika hujan deras datang. Pada saat munculnya petir, warga dianjurkan menghindari area terbuka dan segera mencari tempat aman.

Upaya Antisipasi dan Kesiapsiagaan Daerah

Pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir cepat, longsor, dan kerusakan fasilitas umum akibat angin kencang. Wilayah dengan topografi berbukit seperti Kerinci dan Merangin menjadi titik penting pemantauan karena curah hujan tinggi berpotensi melonggarkan struktur tanah.

Baca Juga :  Sugeng Hariadi Lantik 11 Pejabat Baru Kejati Jambi, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksa melintas di jalan yang tergenang atau berarus kuat. Pengendara roda dua khususnya diminta memperhatikan kondisi angin yang dapat mengganggu kestabilan kendaraan.

Pantau Informasi Cuaca Resmi

Untuk memantau perkembangan cuaca harian, masyarakat disarankan mengakses website cuaca BMKG atau aplikasi Mobile Info BMKG. Informasi diperbarui secara berkala agar warga bisa menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca terkini.

Kurnia Ningsih menegaskan, “Informasi resmi BMKG sangat penting agar masyarakat mendapatkan data akurat mengenai potensi hujan lebat dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.”

Dengan meningkatnya potensi hujan lebat dan angin kencang, warga Jambi diharapkan tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan. Koordinasi antara warga, pemerintah daerah, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi.(Dea)

Berita Terkait

Inilah Ketua dan Pengurus Baru DPD PDIP Jambi Periode 2025-2030
Jambi Targetkan Punya Kodam 2026, Pangkalan Udara Menyusul 2027
Baru Mencapai 31 Persen, Pemutihan PKB Jambi Berlangsung Sampai Desember
Ancaman TB–HIV di Jambi Menguat, Pemprov Desak Evaluasi Program PPM
Pemkot Sungai Penuh Mantapkan Integritas Lewat Evaluasi SPI 2024 di Jambi
Kejari Jambi Geledah Kantor PT EBN, Ini Kasusnya
Konflik Zona Merah Aset Pertamina di Jambi, Ini Kata Wako Maulana
Mantan Wali Kota Jambi Bambang Priyanto Tutup Usia

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 21:47 WIB

Inilah Ketua dan Pengurus Baru DPD PDIP Jambi Periode 2025-2030

Minggu, 30 November 2025 - 14:06 WIB

Jambi Targetkan Punya Kodam 2026, Pangkalan Udara Menyusul 2027

Minggu, 30 November 2025 - 10:30 WIB

Baru Mencapai 31 Persen, Pemutihan PKB Jambi Berlangsung Sampai Desember

Jumat, 28 November 2025 - 22:00 WIB

Ancaman TB–HIV di Jambi Menguat, Pemprov Desak Evaluasi Program PPM

Rabu, 26 November 2025 - 23:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Mantapkan Integritas Lewat Evaluasi SPI 2024 di Jambi

Berita Terbaru

Tanjabbar

503 Pelajar Tanjabbar Dapat Bantuan Dumisake Pendidikan 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:18 WIB

Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (ANTAM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025)

Finansial

Harga Emas Menguat Sepanjang Pekan, Ini Rinciannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 17:00 WIB

Kerinci

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:56 WIB