Pemkot Sungai Penuh Mantapkan Integritas Lewat Evaluasi SPI 2024 di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, JAMBI – Upaya memperkuat budaya integritas kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sungai Penuh. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jambi pada Rabu (26/11).

Acara yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi itu diikuti oleh seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Kegiatan ini tidak sekadar forum seremonial, melainkan ruang pembahasan menyeluruh terkait capaian integritas daerah selama 2024. Melalui paparan hasil SPI, pemerintah provinsi meminta setiap daerah membaca kembali potensi kerawanan birokrasi yang berpotensi menimbulkan praktik korupsi. Evaluasi ini juga menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan Indeks Integritas Nasional (IIN) dan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) pada 2025.

Dalam sesi diskusi, Wali Kota Alfin menekankan bahwa integritas bukanlah target tahunan yang bisa dicapai hanya dengan memenuhi indikator administratif. Ia menyebut, perbaikan tata kelola harus dibangun melalui kebiasaan kerja yang konsisten, disiplin, dan terukur.

Baca Juga :  Pinjaman Multiguna Bank Jambi untuk PPPK: Cicilan Ringan, Tenor Panjang

“Fondasi layanan publik yang baik adalah integritas. Tanpa itu, tidak mungkin tercipta pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Karena itu, kami di Sungai Penuh terus memperkuat sistem pencegahan korupsi agar setiap perangkat daerah memahami tanggung jawabnya,” ujar Alfin dalam forum tersebut.

Ia menambahkan bahwa penyusunan kebijakan harus disertai pengawasan yang jelas dan partisipasi publik. Menurutnya, transparansi tidak cukup hanya dipajang dalam laporan, tetapi harus mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rakor evaluasi SPI 2024 juga menghadirkan beberapa pemaparan teknis dari tim Provinsi Jambi. Para peserta mendapatkan gambaran mengenai tren integritas daerah, termasuk titik-titik yang masih perlu diperbaiki, seperti penguatan pengaduan masyarakat, efisiensi layanan, serta peningkatan kapasitas aparatur dalam memahami risiko korupsi.

Selain itu, seluruh pemerintah kabupaten/kota diminta menyiapkan rencana aksi yang lebih terarah untuk tahun mendatang. Pemerintah Provinsi Jambi menekankan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan.

Baca Juga :  Kejari Jambi Geledah Kantor PT EBN, Ini Kasusnya

“Daerah harus mampu membaca ulang peta risiko birokrasi masing-masing. Evaluasi SPI memberi gambaran objektif di mana letak kekuatan dan kelemahan kita. Ini harus dijadikan pijakan untuk memperbaiki sistem pada 2025,” jelas salah satu pemateri dari tim provinsi.

Partisipasi aktif seluruh daerah diharapkan dapat mendorong terciptanya persaingan sehat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih bersih. Dengan evaluasi berkala, pemerintah provinsi menilai upaya penguatan integritas tidak hanya berdampak pada peningkatan indeks nasional, tetapi juga kepercayaan publik terhadap kinerja birokrasi.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan menyusun langkah-langkah pembenahan internal berdasarkan rekomendasi tersebut. Fokus perbaikan diarahkan pada penguatan unit pengawasan, peningkatan kualitas layanan, serta optimalisasi peran aparatur dalam pencegahan korupsi.

Dengan adanya evaluasi SPI 2024 ini, Sungai Penuh menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.(Dea)

Berita Terkait

Inilah Ketua dan Pengurus Baru DPD PDIP Jambi Periode 2025-2030
Jambi Targetkan Punya Kodam 2026, Pangkalan Udara Menyusul 2027
Baru Mencapai 31 Persen, Pemutihan PKB Jambi Berlangsung Sampai Desember
Ancaman TB–HIV di Jambi Menguat, Pemprov Desak Evaluasi Program PPM
Kejari Jambi Geledah Kantor PT EBN, Ini Kasusnya
Konflik Zona Merah Aset Pertamina di Jambi, Ini Kata Wako Maulana
Mantan Wali Kota Jambi Bambang Priyanto Tutup Usia
20 Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi Perumda Tirta Mayang, Ini Nama-namanya

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 21:47 WIB

Inilah Ketua dan Pengurus Baru DPD PDIP Jambi Periode 2025-2030

Minggu, 30 November 2025 - 14:06 WIB

Jambi Targetkan Punya Kodam 2026, Pangkalan Udara Menyusul 2027

Minggu, 30 November 2025 - 10:30 WIB

Baru Mencapai 31 Persen, Pemutihan PKB Jambi Berlangsung Sampai Desember

Jumat, 28 November 2025 - 22:00 WIB

Ancaman TB–HIV di Jambi Menguat, Pemprov Desak Evaluasi Program PPM

Rabu, 26 November 2025 - 23:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Mantapkan Integritas Lewat Evaluasi SPI 2024 di Jambi

Berita Terbaru

Tanjabbar

503 Pelajar Tanjabbar Dapat Bantuan Dumisake Pendidikan 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:18 WIB

Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (ANTAM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025)

Finansial

Harga Emas Menguat Sepanjang Pekan, Ini Rinciannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 17:00 WIB

Kerinci

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:56 WIB