TruKLIKINAJA, JAMBI – Sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar meledak dan terbakar di kawasan Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi, Kamis (20/11/2025) malam. Peristiwa yang terjadi di area bangunan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan minyak itu menewaskan satu orang. Polisi kini melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran.
Insiden bermula sekitar pukul 21.30 WIB ketika warga melihat kobaran api besar dari dalam bangunan di Jalan Pazero, RT 11. Kepulan api semakin membesar dalam waktu singkat sehingga memicu kepanikan, sementara sebagian warga berupaya menjauh dari lokasi karena khawatir terjadi ledakan.
Kapolsek Kota Baru, AKP Jimi Fernando, menyampaikan bahwa truk tangki bernomor polisi BH 8219 LA yang terbakar diketahui milik PT Putra Mauli Energi. Kendaraan tersebut kini tetap berada di dalam area kejadian dengan garis polisi yang telah dipasang untuk menjaga kondisi TKP tetap steril.
Menurut Jimi, penyelidik masih mendalami status bangunan tempat truk diparkir. “Kami masih menelusuri apakah lokasi itu merupakan gudang bahan bakar atau hanya tempat operasional perusahaan transportir. Semua kemungkinan sedang kami cek,” ujarnya, belum lama ini.
Proses Pemadaman Berjalan Dramatis
Api yang terus berkobar membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 45 personel diterjunkan dengan enam unit armada pemadam, termasuk dukungan dari pos Kota Baru dan Alam Barajo.
Kepala Dinas Damkartan, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa kondisi lapangan menyulitkan upaya penanggulangan. Jalan menuju lokasi sempit dan licin sehingga kendaraan pemadam harus bergerak perlahan. Minimnya penerangan juga membuat visual lapangan terbatas, sedangkan jarak api dengan bangunan sekitar cukup dekat.
Situasi semakin berbahaya karena petugas menemukan tiga drum berisi bahan bakar minyak yang berada tak jauh dari titik api. Drum tersebut berpotensi meledak jika terkena percikan atau panas berlebih. “Kami harus sangat berhati-hati karena setiap kesalahan bisa memicu ledakan,” kata Mustari.
Setelah melalui proses pemadaman yang berlangsung cukup lama, api akhirnya dapat dikendalikan. Petugas kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa.
Satu Korban Ditemukan di Belakang Truk
Usai api padam, tim pemadam bersama aparat kepolisian menemukan satu jasad di bagian belakang truk tangki. Korban diduga kuat meninggal akibat terbakar hebat dan tertimpa lembaran seng yang runtuh saat kebakaran berlangsung. Identitas korban belum terkonfirmasi.
Tim Inafis Polresta Jambi langsung mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dianalisis lebih lanjut. Pemeriksaan forensik diperlukan untuk memastikan identitas dan penyebab pasti kematian.
Polisi Dalami Dugaan Penyebab
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan olah TKP, mengumpulkan sisa material yang terbakar, dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.
Penyidik juga berencana memanggil pihak perusahaan pemilik truk tangki guna memastikan kegiatan operasional di area tersebut serta memeriksa dokumen terkait penggunaan bangunan yang terbakar.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian mengingat proses investigasi masih berjalan. “Kami akan menyampaikan hasilnya setelah pemeriksaan selesai,” kata Jimi.
Insiden ini menambah daftar kebakaran fasilitas terkait BBM yang terjadi di daerah. Pemerintah daerah diminta memperketat pengawasan terhadap lokasi penyimpanan bahan bakar dan memastikan seluruh aktivitas sesuai standar keamanan.
Kebakaran truk tangki BBM di Bagan Pete menyisakan satu korban jiwa dan menyisakan banyak tanda tanya mengenai fungsi bangunan tempat insiden terjadi. Penyelidikan polisi diharapkan dapat memberi kejelasan atas penyebab kebakaran dan mencegah kejadian serupa terulang.(Tim)









